Jalan Rusak Picu Kecelakaan di Lingkar Selatan Jambi,Ibu dan Remaja Terjatuh

Photo Tribunjambi
INDOSBERITA.ID.JAMBI – Kondisi Jalan Lingkar Selatan Kota Jambi kembali memakan korban. Seorang ibu rumah tangga bersama seorang remaja mengalami kecelakaan lalu lintas setelah sepeda motor yang mereka kendarai terbalik di dekat Simpang Acai, Jumat (2/1/2026) pagi.
Insiden tersebut terjadi saat hujan turun dan permukaan jalan dalam kondisi licin. Banyaknya lubang di badan jalan membuat pengendara terpaksa bermanuver menghindari kerusakan, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Wati (32), salah satu korban, mengungkapkan bahwa jalan berlubang di lokasi kejadian tersebar tidak beraturan dan cukup dalam. Kondisi tersebut memaksanya mengendarai sepeda motor secara zigzag untuk mencari jalur aman.
“Lubangnya banyak dan dalam, mau lurus juga tidak bisa. Tadi di depan saya juga ada pengendara perempuan jatuh,” ujarnya.dikutip dari Tribunjambi
Menurut Wati, situasi saat itu sempat lengang sehingga tidak ada kendaraan besar yang melintas. Ia membayangkan dampaknya akan jauh lebih berbahaya jika kejadian serupa terjadi saat arus lalu lintas padat, terutama kendaraan berat.
“Untung waktu itu sepi dan tidak ada truk lewat. Kalau ada, bisa bahaya sekali,” katanya.
Warga Air Hitam, Kabupaten Muaro Jambi, tersebut berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan, khususnya di musim hujan yang membuat kondisi jalan semakin berisiko bagi pengendara.
Keluhan serupa juga disampaikan Ayu (38), warga yang tinggal di sekitar Jalan Lingkar Selatan. Ia menilai ruas jalan tersebut sudah lama tidak layak dilalui, terutama bagi pengendara sepeda motor.
“Lubangnya banyak dan dalam. Kalau malam lebih bahaya karena gelap, apalagi buat ibu-ibu,” ujarnya.
Ayu menambahkan, pada malam hari jalan tersebut kerap dilintasi kendaraan besar dan bermuatan berat. Selain permukaan aspal yang bergelombang, lalu lintas kendaraan besar membuat pengendara kecil semakin terancam keselamatannya.
“Dari depan Perumahan Liverpool sampai Simpang Ahok itu aspalnya bergelombang. Motor bisa oleng sendiri,” katanya.




