Dampak Kabut Asap,Jumlah Kunjungan Wisatawan Ke Kerinci Alami Penurunan

Objek Wisata Aroma Pecco
INDOSBERITA.ID, KERINCI – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Kerinci beberapa waktu lalu tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga memukul sektor pariwisata. Tertutupnya panorama alam akibat kabut asap membuat daya tarik sejumlah destinasi wisata berkurang dan wisatawan enggan berkunjung.
Padahal, sebagian besar objek wisata di Kabupaten Kerinci mengandalkan keindahan alam terbuka, mulai dari panorama pegunungan, danau, hingga kawasan perbukitan. Namun, pekatnya kabut asap membuat pemandangan alam tidak terlihat jelas sehingga mengurangi kenyamanan wisatawan saat menikmati destinasi wisata.
Dampaknya, jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Kerinci mengalami penurunan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kerinci, Jamal Penta, menyebut penurunan kunjungan mencapai sekitar 10 persen dibandingkan hari-hari normal.
“Penurunan kunjungan wisatawan mencapai sekitar 10 persen. Kondisi kabut asap cukup memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung karena keindahan alam yang menjadi daya tarik wisata Kerinci tidak terlihat maksimal,” ujar Jamal.Senin 02 November 2026.
Selain memengaruhi sektor pariwisata, penurunan jumlah pengunjung juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha dan pedagang UMKM di sekitar kawasan objek wisata ikut merasakan berkurangnya pembeli akibat sepinya kunjungan wisatawan.
Jamal berharap, seiring membaiknya kondisi cuaca dan kualitas udara, jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, kembali meningkat.
Ia juga berharap geliat pariwisata Kerinci segera pulih sehingga berbagai destinasi wisata kembali ramai pengunjung dan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.
Dengan membaiknya kondisi lingkungan, sektor pariwisata diharapkan kembali menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya tarik Kabupaten Kerinci sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Jambi.





