Sosok Lamia Deareni di Balik Amanah Baru sebagai Plt Kepala SMPN 8 Sungai Penuh

Foto Ilustrasi
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH — Nama Lamia Deareni, S.Pd., M.Li. kembali menjadi perhatian di dunia pendidikan Kota Sungai Penuh. Perjalanan panjangnya dari lingkungan pesantren, dunia pembinaan santri, hingga pendidikan tinggi kini mengantarkannya pada tanggung jawab baru sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Negeri 8 Sungai Penuh.
Tugas tersebut melengkapi perjalanan Lamia yang sejak muda telah bersentuhan dengan dunia pendidikan dan komunikasi publik. Berbagai pengalaman yang ia jalani turut membentuk kiprahnya sebelum memasuki lingkungan pemerintahan dan mengemban amanah sebagai pimpinan sekolah.
Menariknya, perjalanan Lamia tidak dimulai dari ruang birokrasi. Ia justru tumbuh dari lingkungan pesantren yang lekat dengan pendidikan karakter, kedisiplinan, kemampuan berbahasa, serta pembinaan mental.
Tumbuh dan Belajar dari Lingkungan Pesantren
Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Medan, menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan pendidikan Lamia.
Di lingkungan tersebut, ia tidak hanya menjalani pendidikan akademik. Lamia juga mengasah kemampuan bahasa Arab dan bahasa Inggris, mempelajari kedisiplinan, serta mengembangkan keterampilan berbicara di depan publik.
Pengalaman itu kemudian membuka ruang bagi Lamia untuk terlibat dalam berbagai aktivitas pembinaan di lingkungan pesantren.
Ia juga mendapat kesempatan mengikuti sejumlah program beasiswa pendidikan. Dukungan tersebut ikut membuka jalannya menuju pendidikan yang lebih tinggi.
Pernah Menjadi Penceramah Cilik
Jauh sebelum menyandang gelar akademik dan menjalani karier di dunia pendidikan, Lamia sudah terbiasa tampil di hadapan masyarakat.
Pada era 2000-an, ia dikenal dengan nama Reni sebagai penceramah cilik. Kemampuannya berbicara di depan publik membawanya tampil dalam berbagai kegiatan hingga tingkat nasional.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi kemampuan komunikasi yang terus berkembang hingga dewasa.
Dari panggung dakwah saat masih kecil, Lamia kemudian membawa keterampilan berbicaranya ke dunia pendidikan. Ia terlibat dalam pembinaan public speaking dan pengembangan kemampuan komunikasi peserta didik di lingkungan Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah.
Pengalaman sejak usia dini itu membuat dunia komunikasi publik menjadi salah satu bagian yang melekat dalam perjalanan profesionalnya.
Perjalanan Akademik hingga Meraih Gelar Magister
Lamia kemudian melanjutkan pendidikan formal ke perguruan tinggi setelah menempuh pendidikan di lingkungan pesantren.
Perjalanan akademiknya mengantarkan Lamia meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.). Ia tidak berhenti pada jenjang sarjana dan melanjutkan pendidikan pascasarjana di salah satu perguruan tinggi di Medan hingga memperoleh gelar M.Li.
Pendidikan tersebut memperkaya bekal akademiknya sekaligus melengkapi pengalaman yang telah ia dapatkan sejak berada di lingkungan pesantren.
Kombinasi pendidikan dan pengalaman itu kemudian menjadi bagian dari perjalanan Lamia ketika memasuki dunia profesional dan pemerintahan.
Mengemban Sejumlah Tanggung Jawab di Pesantren
Sebelum mendapat tugas sebagai Plt. Kepala SMP Negeri 8 Sungai Penuh, Lamia telah menjalankan berbagai peran di Pondok Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah.
Ia pernah bertugas sebagai Bendahara Bidang Litbang di Ar-Raudhatul Hasanah Boarding School. Ia juga pernah menjalankan tugas sebagai staf Bidang Pengasuhan Santri di Ar-Raudhatul Hasanah Islamic Boarding School.
Keterlibatan tersebut mempertemukan Lamia secara langsung dengan berbagai aktivitas pendidikan, pembinaan santri, serta pengelolaan kegiatan di lingkungan sekolah dan pesantren.
Lamia juga mendapat tanggung jawab dalam bidang pembinaan bahasa dan public speaking. Peran itu sejalan dengan pengalaman yang telah ia bangun sejak menjadi penceramah cilik.
Dengan pengalaman tersebut, Lamia tidak hanya mengenal pendidikan dari sisi akademik. Ia juga bersentuhan langsung dengan pembinaan karakter, pengasuhan peserta didik, komunikasi, hingga pengelolaan kegiatan pendidikan.
Kini Memimpin SMPN 8 Sungai Penuh
Perjalanan dari pesantren hingga dunia pemerintahan akhirnya membawa Lamia pada amanah baru sebagai Plt. Kepala SMP Negeri 8 Sungai Penuh.
Tugas tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan profesionalnya. Bekal pendidikan, pengalaman membina peserta didik, kemampuan komunikasi, serta pengalaman mengelola berbagai bidang di lingkungan pendidikan kini menjadi bagian dari perjalanan Lamia dalam menjalankan tanggung jawab di sekolah.
Dari seorang anak yang dikenal sebagai penceramah cilik, Lamia tumbuh menjadi sosok yang menekuni dunia pendidikan dan meraih pendidikan hingga jenjang magister.
Kini, ia melanjutkan perjalanan tersebut di SMPN 8 Sungai Penuh dengan membawa pengalaman panjang yang ia bangun sejak usia muda.



