Pemasangan Pagar di Mal Jakarta,DPRD DKI Minta Pemprov Bertindak

Mal Kota Kasablanka dipagari. (Threads nvtnde)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pemasangan pagar tinggi di area luar sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta memicu perhatian masyarakat. Kemunculan pagar tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai kondisi keamanan ibu kota menjelang Agustus.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera merespons keresahan warga dengan langkah konkret. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan bahwa situasi Jakarta tetap aman. Pemerintah juga perlu menghadirkan upaya nyata untuk mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.
Kevin menilai kemunculan pagar tinggi di beberapa kawasan ritel berkaitan dengan kekhawatiran pengelola gedung terhadap potensi gangguan keamanan. Trauma akibat insiden yang terjadi pada Agustus tahun lalu di duga menjadi salah satu alasan munculnya langkah antisipasi tersebut.
Kevin Wu Usulkan Tiga Langkah Strategis
Kevin mengusulkan tiga langkah yang perlu segera di jalankan Pemprov DKI. Pertama, seluruh pemangku kepentingan harus mengakui adanya keresahan yang berkembang di masyarakat.
Kedua, pemerintah bersama aparat keamanan dan pihak terkait perlu menyusun rencana aksi yang jelas untuk menjaga ketertiban serta keamanan wilayah.
Ketiga, pemerintah harus menyampaikan seluruh skenario pengamanan secara terbuka agar masyarakat tidak terpengaruh spekulasi yang berkembang.
“Sudah semestinya Pemprov DKI menenangkan masyarakat dan menegaskan bahwa situasi serta kondisi di ibu kota aman-aman saja. Akan tetapi, saya pikir Pemprov DKI juga perlu menanggapi kekhawatiran masyarakat ini secara bijak dan serius,” kata Kevin Wu, Minggu (2/8).
Dorong Optimalisasi Peran Forkopimda
Kevin juga meminta Pemprov DKI memaksimalkan peran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai wadah koordinasi lintas instansi. Melalui forum tersebut, pemerintah daerah dapat memperkuat sinergi dengan kepolisian, pelaku usaha, serta berbagai unsur masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Pemprov DKI harus berkoordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian, masyarakat, rekan-rekan pengusaha, dan lain-lain. Dalam rangka menjawab keresahan yang sedang berkembang dan menenangkan masyarakat, keberadaan forum tersebut harus di maksimalkan,” ujarnya.
Respons Gubernur Pramono Anung
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku telah mengikuti perkembangan pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan. Menurutnya, langkah tersebut muncul karena kekhawatiran berlebihan dari pengelola kawasan ritel terhadap potensi gangguan keamanan.
Pramono menegaskan pemerintah daerah terus memantau situasi dan memastikan kondisi keamanan Jakarta tetap terkendali. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh spekulasi yang belum tentu benar serta tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.
Sumber jawa pos



