Pelaksana Tugas Kepala BPBD Tanjung Jabung Barat, Samsuhadi, menyebut Kecamatan Batang Asam mengalami 37 kejadian karhutla. Sementara Renah Mendaluh mencatat 16 kejadian.
“Jumlah kejadian karhutla saat ini mencapai 56 kejadian,” ujar Samsuhadi saat ditemui, Kamis (23/7/2026).Dikutip dari Tribunjambi
Selain dua kecamatan tersebut, BPBD mencatat dua kejadian karhutla di Merlung dan satu kejadian di Senyerang.
BPBD perkuat koordinasi
Samsuhadi menegaskan BPBD terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk menekan potensi kebakaran. BPBD melibatkan kepolisian, TNI, perusahaan, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting karena musim kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan di sejumlah wilayah rawan.
Ratusan titik panas terpantau
BPBD Tanjung Jabung Barat juga memantau 389 titik panas (hotspot) selama periode Januari hingga Juli 2026. Titik panas itu tersebar di beberapa kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan karhutla cukup tinggi.
Pada periode yang sama, luas lahan yang terdampak hotspot maupun kejadian karhutla mencapai 40,5 hektare. BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang lebih luas.