Tak Sekadar Menerima Siswa, Alfin dan Abdullah Sani Pastikan Keadilan Dimulai dari Gerbang Sekolah

Menjaga Mimpi Anak Bangsa, Alfin dan Wagub Jambi Pantau Langsung SPMB 2026
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang adil dan berkualitas terus ditunjukkan pemerintah. Kamis (18/6/2026), Wali Kota Sungai Penuh Alfin mendampingi Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 2 Kota Sungai Penuh.
Kehadiran kedua pimpinan daerah tersebut disambut pihak sekolah, panitia pelaksana, serta masyarakat yang tengah mengikuti proses pendaftaran peserta didik baru. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan berjalan sesuai aturan, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Alfin dan Abdullah Sani berkeliling meninjau sejumlah titik layanan pendaftaran. Mereka juga berdialog langsung dengan panitia, calon peserta didik, dan orang tua guna mendengarkan berbagai masukan terkait pelaksanaan SPMB tahun 2026.
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menegaskan bahwa penerimaan peserta didik baru merupakan proses penting yang harus dilaksanakan secara profesional dan bebas dari praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat.
“Penerimaan siswa baru harus mengedepankan prinsip keadilan, objektivitas, dan akuntabilitas. Semua calon peserta didik memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik,” tegasnya.
Menurut Abdullah Sani, transparansi dalam pelaksanaan SPMB menjadi kunci utama untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang dijalankan pemerintah.
Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menilai bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, setiap tahapan penerimaan peserta didik harus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak untuk memperoleh akses pendidikan.
“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan terbuka, mudah diakses, dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Alfin juga mengapresiasi kesiapan panitia dan pihak sekolah yang telah berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para calon siswa dan orang tua selama proses pendaftaran berlangsung.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung pemerintah agar pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan pengawasan yang optimal, diharapkan seluruh proses dapat berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Pemerintah berharap pelaksanaan SPMB Tahun 2026 di Kota Sungai Penuh mampu menjadi awal yang baik dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.



