Google Ciptakan AI yang Bisa Prediksi Permainan Sepak Bola 8 Detik Sebelum Terjadi

Google DeepMind memperkenalkan TacticAI, sebuah sistem AI yang dirancang khusus untuk membantu pelatih dan analis sepak bola memprediksi jalannya permainan
INDOSBERITAA.ID.JAKARTA – Dunia sepak bola memasuki era baru seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Jika selama ini analisis pertandingan mengandalkan pengamatan pelatih dan tim analis, kini AI mulai mengambil peran lebih besar dalam membantu menyusun strategi di lapangan.
Melalui divisi risetnya, Google DeepMind memperkenalkan TacticAI, sebuah sistem kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk menganalisis dan memprediksi jalannya pertandingan sepak bola. Teknologi ini bahkan diklaim mampu memperkirakan pergerakan pemain hingga delapan detik sebelum kejadian berlangsung berdasarkan rekaman video pertandingan.Dikutip dari Beritasatu
Kemampuan tersebut membuka peluang baru bagi klub sepak bola untuk memahami pola permainan lawan sekaligus menyusun strategi yang lebih efektif dalam berbagai situasi pertandingan.
Selama bertahun-tahun, pelatih dan analis sepak bola menghabiskan waktu berjam-jam mempelajari rekaman pertandingan guna mencari celah taktik, terutama saat menghadapi situasi bola mati seperti tendangan sudut atau tendangan bebas. Proses yang biasanya memerlukan analisis mendalam kini dapat dilakukan lebih cepat dengan bantuan AI.
TacticAI bekerja dengan mempelajari posisi pemain, pola pergerakan, serta interaksi yang terjadi di dalam lapangan. Setelah data dianalisis, sistem akan memprediksi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi, mulai dari pemain yang berpotensi menerima umpan hingga peluang terciptanya tembakan ke arah gawang.
Keunggulan utama TacticAI terletak pada penggunaan teknologi geometric deep learning, sebuah metode yang memungkinkan AI memahami hubungan antarobjek dalam ruang tiga dimensi. Dengan pendekatan tersebut, sistem tidak hanya membaca data statistik, tetapi juga memahami dinamika permainan secara lebih mendalam.
Menariknya, pengembangan teknologi ini tidak dilakukan sendirian. Google DeepMind menggandeng klub raksasa Liga Inggris, Liverpool FC, untuk menguji kemampuan sistem dalam situasi pertandingan yang nyata.
Dalam proses pengujian, para ahli sepak bola Liverpool diminta membandingkan rekomendasi yang dihasilkan TacticAI dengan strategi yang benar-benar digunakan dalam pertandingan. Hasilnya cukup mengejutkan. Sekitar 90 persen rekomendasi yang diberikan AI dinilai lebih efektif dibandingkan skenario asli yang terjadi di lapangan.
Selain mampu memprediksi penerima bola dalam situasi tendangan sudut, TacticAI juga menunjukkan kemampuan menghasilkan susunan posisi pemain alternatif yang realistis dan sesuai dengan pola permainan profesional.
Google DeepMind menilai pencapaian ini menjadi langkah penting dalam penerapan kecerdasan buatan di dunia olahraga. Teknologi tersebut menunjukkan bahwa AI tidak hanya unggul dalam mengolah angka dan statistik, tetapi juga mampu memahami pola interaksi kompleks yang selama ini menjadi bagian penting dari strategi sepak bola modern.
Dengan kemampuan yang terus berkembang, TacticAI diprediksi dapat menjadi “asisten digital” bagi pelatih di masa depan, membantu mengambil keputusan lebih cepat dan akurat demi meningkatkan performa tim di lapangan.



