Layanan Kesehatan Merangin Makin Kuat! Capaian JKN Tembus 94 Persen

Layanan Kesehatan Merangin Makin Kuat! Capaian JKN Tembus 94 Persen

Ilustrasi – Peserta JKN

INDOSBERITA.ID.MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin mencatat capaian penting dalam sektor kesehatan. Program Jaminan Kesehatan Daerah kini telah menjangkau sekitar 94 persen masyarakat, menandai semakin luasnya perlindungan layanan kesehatan bagi warga.

Hal tersebut disampaikan Bupati Merangin M. Syukur saat kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Assa’adah, Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Jumat (5/6). Kegiatan ini turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Lingkungan Pulau Kemang Armadiansyah, serta warga setempat.

Kegiatan Subuh Keliling tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana dialog langsung antara pemerintah daerah dan masyarakat. Usai salat subuh, Bupati bersama Sekdin PU dan Kadis Lingkungan Hidup juga turun meninjau sejumlah titik infrastruktur jalan yang dilaporkan warga rawan mengalami longsor.

Dalam pemaparannya, Bupati menyebut Pemkab Merangin telah mengalokasikan anggaran mendekati Rp18 miliar untuk mendukung program jaminan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan, dengan capaian 94 persen, secara umum hampir seluruh warga yang masuk kategori tidak mampu telah tercover dalam sistem perlindungan kesehatan daerah.

“Dengan capaian 94 persen ini, seharusnya tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan. Kelompok masyarakat miskin dan rentan sudah masuk dalam skema perlindungan,” ujar Bupati.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan di lapangan, terutama terkait data kepesertaan dan administrasi warga yang belum sepenuhnya sinkron, sehingga menghambat akses layanan kesehatan di fasilitas medis.

Untuk mengatasi hal tersebut, Bupati menginstruksikan perangkat kelurahan dan desa agar lebih aktif melakukan pendataan langsung ke masyarakat dengan sistem jemput bola, terutama bagi warga yang tergolong tidak mampu namun belum terdaftar.

“Saya minta perangkat kelurahan dan desa benar-benar turun ke lapangan. Segera koordinasikan dengan Dinas Sosial agar warga yang belum terdaftar bisa segera masuk dalam program jaminan kesehatan. Jangan sampai ada yang terlambat mendapatkan layanan hanya karena masalah administrasi,” tegasnya.

Selain program jaminan kesehatan, Bupati juga menyoroti peningkatan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merangin. Saat ini, rumah sakit daerah tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas medis modern serta tenaga dokter spesialis untuk menangani kasus-kasus tertentu.

Beberapa layanan unggulan yang telah tersedia antara lain penanganan penyakit jantung, layanan CT Scan yang segera beroperasi penuh, serta fasilitas cuci darah (hemodialisis) yang sudah berjalan untuk melayani pasien secara rutin.

Dengan peningkatan fasilitas tersebut, masyarakat Merangin diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan.

“Harapan kita, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lengkap di daerah sendiri tanpa harus keluar ke kabupaten atau provinsi lain,” tutup Bupati.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *