Ratusan Lapak Sudah Disiapkan, Pedagang Pasar Sungai Penuh Enggan Pindah

Ratusan Lapak Sudah Disiapkan, Pedagang Pasar Sungai Penuh Enggan Pindah

Pemkot Sungai Penuh Siapkan 300 Lapak, Pedagang Tanjung Bajure Masih Menolak Relokasi

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Upaya relokasi pedagang Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, dari Jalan M. Yamin ke dalam area pasar masih menghadapi berbagai kendala. Hingga kini, Tim Satuan Tugas masih berjibaku meyakinkan pedagang yang belum bersedia pindah ke lokasi yang telah disiapkan.

Sejumlah pedagang memilih tetap berjualan di pinggir jalan dengan berbagai alasan. Mereka menilai lokasi baru kurang strategis, sepi pembeli, hingga kondisi lapak yang dianggap sudah penuh.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh, Jumadil, mengatakan pemerintah sebenarnya telah menyiapkan lebih dari 300 lapak untuk menampung para pedagang yang direlokasi.

“Fasilitas sudah kami siapkan, tinggal bagaimana para pedagang bisa menempati lapak yang ada,” ujarnya.Jumat 1 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pedagang yang menjadi sasaran relokasi antara lain 18 pedagang ayam, di mana 3 di antaranya masih belum bersedia pindah. Selain itu, terdapat sekitar 40 pedagang ikan dan 50 pedagang sayur yang hingga kini masih bertahan berjualan di pinggir jalan.

Kondisi ini membuat proses penataan pasar belum berjalan maksimal, terutama dalam menciptakan ketertiban dan kenyamanan di kawasan pasar.

Pemerintah pun berharap para pedagang yang telah mengambil nomor lapak dapat segera menempati tempat yang telah disediakan. Dengan demikian, penataan Pasar Tanjung Bajure dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *