Bupati Muaro Jambi Resmi Jadi Wakil Ketua AKPSI Sumatera

Bupati Muaro Jambi Resmi Jadi Wakil Ketua AKPSI Sumatera

Bambang Bayu Suseno Dilantik, Perkuat Peran Sawit Sumatera di Tingkat Nasional

INDOSBERITA.ID.MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, resmi dipercaya mengemban jabatan strategis di tingkat nasional sebagai Wakil Ketua Wilayah Sumatera dalam kepengurusan Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) periode 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Auditorium Gedung F Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta diikuti ratusan kepala daerah dari sentra penghasil kelapa sawit di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Nasional yang mengangkat isu mitigasi kekeringan serta pengelolaan lahan pertanian. Forum tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang diskusi strategis bagi para pemangku kepentingan di sektor perkebunan.

Sebanyak 165 bupati dan wali kota hadir dalam pertemuan tersebut untuk membahas berbagai persoalan penting, mulai dari peningkatan produktivitas hingga upaya menjaga keberlanjutan industri sawit di tengah persaingan global.

Dalam keterangannya, Bambang Bayu Suseno menilai jabatan yang diembannya merupakan tanggung jawab besar yang menuntut kerja nyata. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antardaerah dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, terutama yang berdampak pada sektor pertanian dan perkebunan.

Ia juga menyoroti perlunya langkah konkret dalam mengantisipasi kekeringan agar produksi tetap terjaga. Selain itu, menurutnya, praktik perkebunan yang berkelanjutan harus terus didorong agar sawit Indonesia mampu bersaing sekaligus tetap ramah lingkungan.

Dengan posisi barunya di AKPSI, Bambang Bayu Suseno diharapkan dapat memperkuat peran daerah dalam merumuskan kebijakan nasional, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas antarwilayah demi meningkatkan daya saing sektor perkebunan Indonesia.(DI)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *