Panas-Dingin JK dan Jokowi, dari Dukungan Hingga Saling Sindir

Panas-Dingin JK dan Jokowi, dari Dukungan Hingga Saling Sindir

(Ilustrasi: Inilah.com/AI)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Hubungan politik antara Jusuf Kalla dan Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik. Dinamika keduanya kerap digambarkan layaknya rivalitas dalam serial kartun Tom & Jerry penuh ketegangan, namun sesekali menunjukkan kerja sama yang tak terduga.

Kisah ini bermula dari peran Jusuf Kalla yang turut mendorong Jokowi, kala itu Wali Kota Solo, untuk maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. Dukungan tersebut menjadi titik awal lonjakan karier politik Jokowi ke panggung nasional.

Namun, menjelang Pemilihan Presiden 2014, JK sempat melontarkan keraguan terhadap kapasitas Jokowi sebagai pemimpin nasional. Pernyataan tersebut sempat memicu spekulasi adanya keretakan hubungan. Meski demikian, dinamika politik justru mempertemukan keduanya dalam satu tiket pasangan calon presiden dan wakil presiden, yang akhirnya memenangkan kontestasi dan memimpin Indonesia pada periode 2014–2019.

Memasuki periode setelah masa jabatan Jokowi, relasi keduanya kembali menjadi perhatian, terutama di tengah menguatnya peran keluarga Jokowi dalam politik nasional. Gibran Rakabuming Raka kini menjabat sebagai Wakil Presiden, sementara Bobby Nasution memimpin di tingkat daerah.

Dalam perkembangan terbaru pada 2026, JK kembali melontarkan pernyataan yang memicu diskursus publik. Ia menyinggung peran masa lalunya dalam perjalanan politik Jokowi, sekaligus mengkritik pihak-pihak yang dinilai melupakan sejarah tersebut.

Pernyataan itu menandai babak baru dalam hubungan keduanya yang sejak awal memang tidak pernah benar-benar statis. Seperti Tom dan Jerry, relasi JK dan Jokowi terus bergerak antara rivalitas dan kolaborasi, mencerminkan dinamika politik Indonesia yang penuh warna dan kepentingan.

Sumber:Inilah.com

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *