Sejak sore hari, area masjid mulai dipadati masyarakat dari berbagai kalangan. Mereka datang secara bergantian untuk mengikuti rangkaian doa bersama dan mengenang perjalanan hidup almarhum yang dikenal ramah serta bertalenta.
Meski jumlah pelayat cukup besar, kehadiran rekan-rekan artis terlihat tidak banyak. Salah satu yang tampak hadir adalah pendakwah Habib Jafar, yang disebut sebagai sahabat dekat almarhum.
Acara pengajian berlangsung dengan khusyuk, diiringi lantunan doa dan zikir yang dipimpin oleh para tokoh agama. Suasana haru tidak dapat dihindari, terutama saat para pelayat mengenang momen-momen kebersamaan dengan Vidi Aldiano.
Keluarga dan kerabat turut hadir dalam acara tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas kepergian almarhum. Pengajian ini juga menjadi momen bagi para penggemar untuk terus mendoakan agar Vidi Aldiano mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Seperti diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium 3 yang dideritanya sejak 2019. Selama masa pengobatan, ia sempat menjalani berbagai prosedur medis, termasuk operasi, kemoterapi, hingga perawatan di luar negeri.
Jenazah almarhum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026), sehari setelah wafatnya.