Ratusan Pelari Dunia Taklukkan Jalur Ekstrem di Kerinci 100

Ratusan Pelari Dunia Taklukkan Jalur Ekstrem di Kerinci 100

Event Internasional Kerinci 100 Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Lokal

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Kabupaten Kerinci kembali menegaskan eksistensinya di peta internasional melalui perhelatan Kerinci 100, sebuah ajang lari lintas alam yang tidak hanya menguji fisik, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyatu dengan alam liar Sumatra. Tahun ini, event tersebut sukses menyedot perhatian ratusan pelari dari berbagai belahan dunia.

Sebanyak 243 peserta ambil bagian, dengan komposisi 187 pelari domestik dan 56 pelari internasional. Para peserta mancanegara datang dari beragam negara, mulai dari kawasan Asia Tenggara hingga Eropa dan Asia Timur, menjadikan ajang ini semakin berwarna dan kompetitif. Total, 12 negara tercatat berpartisipasi dalam Kerinci 100 edisi 2026.

Dipusatkan di Lapangan M10 Kayu Aro pada 4 April 2026, suasana pelepasan peserta berlangsung meriah. Bupati Kerinci Monadi secara resmi melepas para pelari, didampingi jajaran pimpinan daerah dan unsur Forkopimda, menandai dimulainya petualangan ekstrem di jantung alam Kerinci.

Dalam pernyataannya, Monadi menekankan bahwa Kerinci 100 bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sarana strategis untuk memperkenalkan kekayaan alam daerah ke panggung global. Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menyukseskan event ini.

Yang membedakan Kerinci 100 dari ajang lari lainnya adalah karakter rutenya. Para peserta tidak hanya berlari di lintasan biasa, tetapi juga melintasi perkebunan teh Kayu Aro yang ikonik, desa-desa tradisional, hingga kawasan hutan lebat di Taman Nasional Kerinci Seblat. Bahkan, untuk kategori tertentu, pelari harus menaklukkan jalur menuju Gunung Kerinci gunung tertinggi di Sumatra yang dikenal dengan medan berat dan cuaca yang tidak mudah diprediksi.

Panitia menyediakan empat kategori lomba, yakni 12 kilometer, 30 kilometer, 70 kilometer, dan 100 kilometer. Setiap kategori dirancang dengan tingkat kesulitan berbeda, memungkinkan peserta dari berbagai level kemampuan untuk ikut merasakan tantangan sekaligus keindahan alam Kerinci.

Selain menjadi ajang pembuktian bagi para pelari, Kerinci 100 juga membawa dampak nyata bagi masyarakat setempat. Lonjakan kunjungan wisatawan selama event berlangsung memberikan efek domino bagi sektor ekonomi lokal, mulai dari penginapan, kuliner, hingga produk-produk UMKM.

Dengan tren partisipasi yang terus meningkat setiap tahun, Kerinci 100 kian mengukuhkan diri sebagai salah satu event sport tourism unggulan Indonesia. Lebih dari itu, ajang ini menjadi simbol bagaimana olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi lokal dapat berjalan beriringan dalam satu momentum besar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *