Ibas Lepas 500 Pemudik dalam Program Mudik Gratis 2026

Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) melepas peserta mudik gratis. Foto: Istimewa.
INDOSBERITA.ID JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, kembali menegaskan bahwa tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, melainkan bagian penting dari nilai sosial dan budaya masyarakat Indonesia.
Hal tersebut disampaikan saat pelepasan program Mudik Gratis Bersama Mas Ibas 2026, yang memberangkatkan sekitar 500 perantau menuju kampung halaman di wilayah Pacitan, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Trenggalek.
Dalam kesempatan itu, Ibas menilai mudik memiliki makna lebih dalam karena menjadi momen mempererat hubungan kekeluargaan serta membangun kembali kedekatan emosional antaranggota masyarakat.
“Momentum mudik bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan hati untuk kembali terhubung dengan keluarga dan lingkungan sosial,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya peran negara dalam membantu masyarakat, salah satunya melalui program mudik gratis yang dinilai mampu meringankan beban ekonomi para perantau menjelang Lebaran.
Program tersebut terlaksana berkat dukungan sejumlah pihak, di antaranya Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, dan PT Aneka Tambang Tbk. Ibas berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen mudik sebagai ajang refleksi diri serta meningkatkan rasa syukur atas rezeki dan kesempatan yang dimiliki.
“Ketika memiliki kelebihan, sudah sepatutnya kita berbagi dengan keluarga dan masyarakat di kampung halaman,” katanya.
Sebanyak 10 armada bus disiapkan untuk mengantarkan para peserta secara aman dan nyaman. Ibas pun mengingatkan seluruh pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Ia berharap, sepulang dari kampung halaman, para perantau dapat kembali ke Jakarta dengan semangat baru serta motivasi yang lebih tinggi dalam bekerja dan berkontribusi bagi bangsa.
Program ini tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(zr)




