Jambi Tindak Tegas Jika Terjadi Kelalaian di MBG

Kepala BGN Regional Jambi Adityo Wirapranatha saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (2/2/2026). Ia memastikan akan menindak tegas pengelola MBG lalai. ANTARA/Amrizal Fadli.
INDOSBERITA.ID.MUARO JAMBI – Ratusan pelajar di Kabupaten Muaro Jambi diduga mengalami keracunan akibat makanan dari dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jambi, Adityo Wirapranatha, menegaskan pengelola dapur siap diberi sanksi bila terbukti lalai.
“Kalau ada kelalaian, operasional bisa dihentikan sementara sampai perbaikan dilakukan. Bila pelanggaran terulang, pengelola bisa diberhentikan permanen,” kata Adityo saat rapat gabungan membahas dugaan keracunan di Sungeti, Senin (2/2/2026).
Adityo menekankan pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat. Saat ini, pihaknya menunggu hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Provinsi Jambi untuk memastikan penyebab insiden.
Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menyatakan dugaan keracunan itu menunjukkan adanya potensi kelalaian dalam penerapan SOP di lapangan.
“Ini kejadian serius. Kami perlu memastikan keamanan pangan agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” ujar Budhi.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah melalui Satuan Tugas MBG memperketat pengawasan 15 dapur MBG lain yang sudah beroperasi. Sementara dapur MBG Sengeti ditutup sementara hingga investigasi dan hasil laboratorium selesai.
“Kalau insiden ini terjadi lagi, kemungkinan dapur tersebut akan ditutup permanen,” tegas Sekda Budhi Hartono.




