Tak Melihat Bukan Berarti Tak Berkarya,Elis Warga Kerinci Sulap Bambu Jadi Rupiah

Keterbatasan Tak Padamkan Semangat Elis, Bakul Bambu Jadi Sumber Rezeki
INDOSBERITA.ID, KERINCI – Keterbatasan penglihatan tak menyurutkan semangat Elis, warga Desa Plak Naneh, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, untuk terus berkarya. Dengan ketelatenan dan keterampilan tangannya, Elis mengubah potongan bambu menjadi bakul bernilai ekonomi.Minggu 8 November 2026.
Di tengah keterbatasan yang ia hadapi, Elis tetap produktif. Ia mengandalkan keahlian menganyam bambu yang sudah ia tekuni sejak kecil.
Proses pembuatan bakul dimulai dengan memotong bambu menjadi bagian-bagian kecil. Setelah itu, Elis merangkai dan menganyam setiap potongan bambu hingga membentuk bakul.
Mampu Membuat Bakul Berbagai Ukuran
Menariknya, Elis mampu menghasilkan bakul dengan berbagai ukuran. Ia menjual hasil karyanya dengan harga mulai Rp5.000 hingga Rp20.000, sesuai ukuran bakul.
Elis mengaku mulai menekuni kerajinan anyaman bambu sejak berusia 10 tahun. Berawal dari hobi, kini keterampilan tersebut menjadi kegiatan produktif sekaligus sumber penghasilan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Ketekunan Elis menjadi inspirasi bagi masyarakat. Dengan kemampuan dan kemauan yang kuat, ia terus menghasilkan karya meski menghadapi keterbatasan penglihatan.
Kisah Elis menunjukkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Melalui anyaman bambu, ia membuktikan bahwa keterampilan sederhana dapat menghasilkan nilai ekonomi sekaligus membantu menopang kehidupan keluarga.





