Sekolah Rakyat Butuh Ribuan Guru, Program MBG Dievaluasi

Sekolah Rakyat Butuh Ribuan Guru, Program MBG Dievaluasi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menghadiri pelatihan manajemen guru dan kepala Sekolah Rakyat di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/4/2026). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/kye.

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Sejumlah perkembangan di bidang humaniora pada hari sebelumnya masih menjadi perhatian publik. Mulai dari upaya penguatan tenaga pendidik untuk Sekolah Rakyat hingga evaluasi program makan bergizi gratis.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial mengusulkan penambahan ribuan tenaga pendidik guna memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat. Usulan tersebut mencakup lebih dari 5.000 guru serta sekitar 4.000 tenaga kependidikan yang diajukan kepada Kementerian PAN-RB. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga seiring ekspansi program.Dikutip dari Antara

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar standar kualitas layanan dapat ditingkatkan.

Sementara itu, penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah mulai menunjukkan perkembangan. Kementerian terkait melaporkan bahwa hampir 6.000 jamaah haji asal Indonesia telah tiba di Madinah sejak keberangkatan gelombang pertama yang dimulai pada 22 April 2026.

Dalam bidang kesehatan, Kementerian Kesehatan tengah menindaklanjuti laporan dugaan malapraktik yang terjadi di salah satu rumah sakit di Sumatera Utara. Proses investigasi dilakukan untuk memastikan kebenaran laporan sekaligus menjaga standar pelayanan medis.

Selain itu, perhatian terhadap pembangunan Sekolah Rakyat juga terlihat dari kunjungan langsung staf khusus Kepala Staf Kepresidenan ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Peninjauan tersebut bertujuan memastikan proyek berjalan sesuai rencana sebagai bagian dari program prioritas nasional.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *