Ramadan Tiba, Lemang Tapai Diburu Warga Jadi Menu Berbuka

Lemang Tapai Tetap Jadi Andalan Saat Berbuka,Photo Detik Travel
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Bulan suci Ramadan selalu membawa berkah bagi para pedagang takjil, termasuk penjual lemang tapai yang kembali ramai diserbu pembeli. Hidangan tradisional khas Minangkabau ini menjadi salah satu menu favorit masyarakat untuk berbuka puasa.
Sejak sore hari, lapak-lapak lemang tapai sudah dipadati warga yang ingin mendapatkan sajian hangat tersebut. Lemang yang terbuat dari beras ketan dan santan dimasak dalam bambu hingga matang sempurna, lalu disandingkan dengan tapai ketan hitam yang telah difermentasi. Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit asam menciptakan cita rasa khas yang sulit digantikan oleh menu lain.
Aroma asap dari proses pembakaran bambu menjadi daya tarik tersendiri. Tekstur ketan yang lembut dan padat membuat lemang terasa mengenyangkan, sementara tapai memberikan sensasi segar di lidah. Kombinasi ini dinilai pas untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Tak hanya di Sumatera Barat, pedagang lemang tapai juga mudah ditemui di daerah perantauan seperti Sungai Penuh dan Kerinci. Jumlah penjual biasanya meningkat selama Ramadan karena tingginya permintaan masyarakat. Lemang dijual utuh dalam bambu dan dipotong sesuai kebutuhan pembeli, dengan harga yang menyesuaikan ukuran dan porsi tapai.
Bagi masyarakat, menyantap lemang tapai saat berbuka bukan sekadar menikmati makanan, tetapi juga menjaga tradisi kuliner yang telah diwariskan turun-temurun. Kehadirannya setiap Ramadan seolah menjadi penanda suasana kebersamaan yang hangat di tengah keluarga dan lingkungan sekitar.




