Pemerintah Pulangkan WNI dari Kamboja Pakai Pesawat Khusus

Direktur Jenderal Perlindungan KP2MI, Rinardi, di Bekasi (Beritasatu.com/Rino Fajar Setiawan)
INDOSBERITA.ID.BEKASI – Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menyiapkan skema khusus untuk memulangkan warga negara Indonesia (WNI) dari Kamboja dengan menggunakan pesawat carter. Langkah ini diambil agar proses pemulangan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
Direktur Jenderal Perlindungan KP2MI, Rinardi, menjelaskan bahwa penggunaan pesawat khusus dinilai lebih efisien dibandingkan penerbangan reguler yang memerlukan waktu dan pengaturan bertahap. Pemerintah saat ini tengah mempersiapkan teknis penyewaan pesawat untuk membawa para WNI kembali ke Tanah Air secara bersamaan.
Setibanya di Indonesia, seluruh WNI akan menjalani proses asesmen yang melibatkan Bareskrim Polri. Selama proses tersebut, mereka akan ditempatkan sementara di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) milik Kementerian Sosial untuk mendukung pemeriksaan lebih lanjut.
Rinardi menyebutkan, asesmen dilakukan untuk memastikan status masing-masing WNI, apakah sebagai korban atau justru terlibat dalam aktivitas melanggar hukum. Bagi mereka yang dinyatakan sebagai korban, pemerintah akan memfasilitasi pemulangan ke daerah asal. Sementara itu, pihak yang diduga sebagai pelaku akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pemulangan ini menyusul operasi penertiban besar yang dilakukan pemerintah Kamboja terhadap praktik judi dan penipuan daring. Meski demikian, KP2MI menegaskan bahwa para WNI tersebut tidak termasuk korban tindak pidana perdagangan orang karena keberangkatan mereka dilakukan secara sadar dan berdasarkan kontrak kerja.
Selain persoalan pekerjaan, pemerintah juga menemukan banyak WNI yang melanggar aturan keimigrasian karena melebihi masa tinggal di Kamboja. Meski demikian, Indonesia tetap memfasilitasi pemulangan mereka melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia setempat sebagai bentuk perlindungan terhadap warga negara.




