Mitchell Lee Baker Sah Jadi WNI, Indonesia Tambah Amunisi Baru untuk Timnas

Mitchell Lee Baker Sah Jadi WNI, Indonesia Tambah Amunisi Baru untuk Timnas

Mitchell Lee Baker Saat Pengambilan Sumpah Sebagai Warga Indonesia

INDOSBERITA.ID, JAKARTA – Penyerang muda Mitchell Lee Baker resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) setelah mengucapkan sumpah setia di Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menghadiri langsung prosesi tersebut. Dengan mengucapkan sumpah, Mitchell melepaskan kewarganegaraan Australia dan memilih menjadi bagian dari Indonesia.

Mitchell memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui garis keturunan. Kakeknya, Han Koen Lie, lahir di Yogyakarta, sedangkan neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang.

Dalam prosesi itu, Mitchell mengikrarkan kesetiaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Saya berjanji melepaskan seluruh kesetiaan saya kepada kekuasaan asing, mengakui, tunduk, dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucap Mitchell saat membacakan sumpah.

Naturalisasi Perkuat Timnas Indonesia

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Widodo, mengucapkan selamat kepada Mitchell atas status barunya sebagai WNI. Ia menegaskan, momen tersebut bukan sekadar pergantian kewarganegaraan, tetapi juga awal kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Menurut Widodo, pemerintah memanfaatkan mekanisme naturalisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat tim nasional pada berbagai agenda internasional, termasuk kompetisi FIFA.

Ia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan memberikan ruang bagi negara untuk memberikan kewarganegaraan kepada warga asing yang memiliki jasa atau mendukung kepentingan nasional.

“Pemerintah menjalankan kebijakan ini untuk memperkuat prestasi olahraga nasional, khususnya sepak bola. Kehadiran atlet naturalisasi diharapkan membuat tim nasional semakin kompetitif,” kata Widodo.

Ia juga mengajak Mitchell menjalankan tanggung jawab sebagai WNI sekaligus berjuang mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

Erick Thohir: Naturalisasi Jadi Bagian Strategi Prestasi

Usai acara, Menpora Erick Thohir menyampaikan ucapan selamat kepada Mitchell Lee Baker.

“Selamat ya,” ujar Erick sambil menyalami pemain berusia 19 tahun tersebut.

Erick menjelaskan, pemerintah menjadikan program naturalisasi sebagai salah satu strategi meningkatkan prestasi olahraga nasional. Langkah itu mendapat dukungan DPR RI dan berbagai induk organisasi cabang olahraga.

Menurutnya, pemerintah menargetkan peningkatan prestasi Indonesia pada SEA Games, Asian Games, Olimpiade hingga Piala Dunia.

Menpora juga menegaskan bahwa peluang naturalisasi tidak hanya terbuka bagi atlet sepak bola. Pemerintah siap mendukung cabang olahraga lain yang memiliki atlet keturunan Indonesia dan mampu memberikan prestasi.

Ia mencontohkan perenang Masniari Wolf, yang menyumbang tiga medali emas SEA Games, serta Felix Viktor Iberle, atlet keturunan Indonesia-Jerman yang juga mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.

Meski membuka peluang naturalisasi, Erick menegaskan pemerintah tetap memprioritaskan pembinaan atlet usia dini melalui sistem pembinaan berjenjang agar prestasi olahraga nasional terus berkembang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *