Menang atas Singapura, Ranking FIFA Indonesia Naik ke Posisi 116

Menang atas Singapura, Ranking FIFA Indonesia  Naik ke Posisi 116

Pemain Timnas Indonesia,Peserta Fifa Asean 2026

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Timnas Indonesia menghadapi Singapura pada laga perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026). Pertandingan ini tidak hanya menjadi awal perjalanan skuad Garuda di turnamen, tetapi juga berpengaruh terhadap peringkat FIFA.

FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen resmi FIFA untuk kawasan Asia Tenggara. Karena itu, setiap pertandingan memberikan pengaruh terhadap penghitungan poin FIFA.

Situasi tersebut berbeda dengan pertemuan Indonesia dan Singapura pada Piala AFF. Hasil imbang 1-1 dalam turnamen tersebut tidak memberikan tambahan poin dalam peringkat FIFA.

Kini, Indonesia kembali menghadapi Singapura dengan target kemenangan. Status tuan rumah serta dukungan suporter SUGBK menjadi modal tambahan bagi skuad asuhan John Herdman.

Kemenangan Bisa Tambah 4,1 Poin

Indonesia saat ini menempati peringkat ke-118 FIFA dengan koleksi 1.157,05 poin. Sementara itu, Singapura berada di posisi ke-146.

Menurut perhitungan Football Ranking, kemenangan atas Singapura dapat memberikan tambahan sekitar 4,1 poin bagi Indonesia.

Jika hasil tersebut tercapai, koleksi poin Indonesia naik menjadi 1.161,15. Tambahan tersebut berpotensi membawa Indonesia naik ke peringkat ke-116 FIFA.

Karena itu, laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki arti penting bagi Indonesia, terutama dalam upaya memperbaiki posisi di ranking FIFA.

Herdman Incar Trofi

John Herdman juga memasang target tinggi bersama Timnas Indonesia. Pelatih asal Kanada itu ingin membawa skuad Garuda meraih gelar juara pada turnamen tersebut.

Herdman menilai pertandingan di kandang sendiri memberikan kesempatan besar bagi para pemain Indonesia.

“Ini adalah kesempatan besar bagi Indonesia untuk bertanding di kandang sendiri,” kata Herdman.

“Dan untuk pertama kalinya di turnamen ini, ada kesempatan bagi kami untuk mengangkat trofi.”

Ia juga melihat perkembangan positif dari sesi latihan menjelang pertandingan.

“Energiny sangat tinggi, intensitas dalam latihan juga berada di level tertinggi,” ujarnya.

Indonesia menempati Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B berisi Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan.

Herdman Waspadai Singapura

Meski Indonesia memiliki sejumlah keuntungan, Herdman tetap meminta pemainnya mewaspadai Singapura.

Menurutnya, Singapura memiliki pengalaman, semangat juang, dan organisasi permainan yang mampu menyulitkan lawan.

“Singapura memiliki pengalaman itu, semangat juang, serta mental kolektif yang kuat. Mereka bisa menyulitkan Anda dan bermain sangat gigih,” ujar Herdman.

Ia juga mengambil pelajaran dari pertemuan kedua tim pada Piala AFF 2026. Saat itu, Indonesia bermain imbang 1-1 melawan Singapura.

“Pelajaran terbesar dari pertandingan itu adalah Singapura merupakan tim yang sangat tangguh,” katanya.

Herdman menilai kedisiplinan taktik menjadi salah satu kekuatan utama Singapura. Waktu persiapan yang panjang juga membuat para pemain Singapura semakin memahami peran masing-masing.

“Mereka memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peran masing-masing pemain. Itu membuat mereka menjadi tim yang sulit untuk ditembus,” ujarnya.

Indonesia akan menghadapi laga tersebut tanpa kapten Jay Idzes yang masih menjalani pemulihan cedera. Meski demikian, Herdman tetap mengandalkan skuad yang tersedia untuk membuka FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil positif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *