Kemendikdasmen Bangun 21 Kelas Darurat di Pidie Jaya

Mendikdasmen, Abdul Mu’ti berdiaolog dengan siswa SMA Negeri 2 Mereudeu Pidie Jaya yang belajar di Ruang Kelas Darurat (RKD) di Pidie Jaya, Aceh pada Selasa, 10 Maret 2026. ANTARA/M.Ifdhal
INDOSBERITA.ID PIDIE JAYA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membangun 21 ruang kelas darurat (RKD) di sejumlah sekolah yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meski sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat bencana.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan pembangunan kelas darurat merupakan upaya cepat pemerintah dalam memulihkan aktivitas pendidikan bagi para siswa di wilayah terdampak.
“Ini merupakan bagian dari langkah percepatan pemulihan pascabencana agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” ujar Mu’ti saat meresmikan enam ruang kelas darurat di SMA Negeri 2 Mereudue, Selasa (10/3).
Ia menjelaskan, total 21 ruang kelas darurat tersebut dibangun di lima sekolah yang mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025. Fasilitas sementara ini akan digunakan hingga proses rekonstruksi gedung sekolah selesai dilakukan.
Selain meresmikan ruang kelas darurat, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan berupa buku pelajaran dan perlengkapan sekolah untuk mendukung kebutuhan belajar para siswa.
Mu’ti menegaskan pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan kembali infrastruktur pendidikan di daerah terdampak bencana. Ia berharap para siswa dapat kembali belajar dengan lebih nyaman meski masih menggunakan fasilitas sementara.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Mereudue, Muhammadiah, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap sekolahnya yang menjadi salah satu yang paling parah terdampak banjir.
Menurutnya, kehadiran ruang kelas darurat tersebut sangat membantu para siswa dan guru untuk kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar secara lebih baik.
Ke depan, SMA Negeri 2 Mereudue juga akan mendapatkan pembangunan gedung sekolah baru yang dilakukan oleh Kemendikdasmen bersama TNI Angkatan Darat. Seluruh bangunan lama rencananya akan diratakan sebelum dibangun kembali dengan desain yang lebih aman dan layak.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah. Bantuan ini memberi semangat baru bagi kami untuk bangkit dan terus melanjutkan pendidikan di sekolah ini,” kata Muhammadiah.(Zr)




