Kapibara, Pengerat Terbesar di Dunia yang Hidup di Alam Liar

Kapibara, hewan pengerat terbesar di dunia
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Selama ini hewan pengerat identik dengan tubuh kecil dan gerak lincah. Namun, persepsi tersebut terpatahkan oleh keberadaan kapibara, mamalia unik yang dikenal sebagai pengerat terbesar di dunia. Spesies ini bahkan tercatat dalam Guinness World Records sebagai pengerat hidup dengan ukuran tubuh paling besar hingga saat ini.
Kapibara atau Hydrochoerus hydrochaeris berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Hewan ini banyak ditemukan di kawasan yang memiliki sumber air melimpah, seperti sungai, danau, rawa, hingga padang rumput yang tergenang. Air menjadi bagian penting dalam siklus hidup kapibara, tidak hanya sebagai tempat beraktivitas, tetapi juga sebagai sarana perlindungan dari ancaman predator.
Secara morfologi, kapibara memiliki tubuh tambun dengan bulu pendek dan kasar berwarna cokelat kecokelatan. Panjang tubuhnya dapat mencapai lebih dari satu meter, dengan bobot yang bisa menembus angka 60 kilogram. Ukuran tersebut membuat kapibara sering kali disalahartikan sebagai hewan non-pengerat, padahal gigi dan struktur tengkoraknya jelas menunjukkan ciri khas pengerat sejati.
Kapibara merupakan hewan pemakan tumbuhan yang sangat bergantung pada ketersediaan vegetasi. Rumput, tanaman air, serta dedaunan segar menjadi menu utama hariannya. Sistem pencernaannya mampu mengolah serat kasar secara efisien, sehingga kapibara dapat bertahan hidup di habitat dengan sumber makanan alami yang melimpah namun sederhana.
Keunggulan kapibara juga terlihat dari kemampuannya beradaptasi di lingkungan perairan. Dengan kaki yang memiliki selaput tipis, kapibara mampu berenang dengan baik. Posisi mata dan lubang hidung yang berada di bagian atas kepala memungkinkannya mengintai sekitar meski sebagian besar tubuhnya berada di dalam air.
Dalam kehidupan sehari-hari, kapibara dikenal sebagai hewan sosial. Mereka hidup dalam kelompok yang bisa beranggotakan belasan hingga puluhan individu. Hidup berkelompok membantu kapibara menjaga keselamatan, terutama saat menghadapi predator, serta memperkuat ikatan sosial antaranggota kelompok melalui berbagai bentuk komunikasi.
Keberadaan kapibara juga menjadi pengingat bahwa keragaman hewan pengerat sangat luas. Meski kini menjadi yang terbesar di dunia, sejarah mencatat bahwa pernah ada pengerat purba berukuran lebih raksasa yang kini telah punah. Oleh karena itu, menjaga kelestarian habitat kapibara menjadi langkah penting agar spesies unik ini tetap lestari di alam liar.




