Gajah Oyewan Kembali Tewaskan Korban Jiwa

Ilustrasi gajah. (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra)
INDOSBERITA.ID.BANGKOK – Seorang wisatawan kembali menjadi korban serangan gajah liar di Taman Nasional Khao Yai, Thailand bagian tengah. Seekor gajah jantan bernama Oyewan dilaporkan menewaskan seorang pria lanjut usia pada Senin (2/2/2026), menambah catatan kelam konflik manusia dan satwa di kawasan tersebut.
Korban diketahui berusia 65 tahun dan berasal dari Provinsi Lopburi. Saat kejadian, ia sedang berjalan pagi bersama istrinya sebelum tiba-tiba diserang dan diinjak-injak oleh gajah liar tersebut. Sang istri berhasil selamat setelah petugas taman nasional segera datang dan menghalau gajah menjauh dari lokasi.
Kepala Taman Nasional Khao Yai, Chaiya Huayhongthong, membenarkan peristiwa tersebut dan menyebut Oyewan sebagai gajah yang sudah lama masuk dalam pengawasan pihak berwenang. Gajah jantan itu tercatat telah menewaskan sedikitnya tiga orang dan diduga terlibat dalam sejumlah kasus kematian lain yang terjadi di area taman nasional.
“Korban ini merupakan orang ketiga yang tewas akibat serangan Oyewan,” ujar Chaiya kepada AFP.
Menyusul insiden terbaru ini, otoritas setempat berencana menggelar rapat darurat pada Jumat mendatang untuk membahas langkah lanjutan terkait penanganan Oyewan. Sejumlah opsi tengah dipertimbangkan guna mencegah jatuhnya korban baru.
“Kami sedang mempertimbangkan kemungkinan relokasi atau upaya mengubah perilakunya,” kata Chaiya, tanpa menjelaskan secara rinci metode yang akan digunakan.
Data Departemen Taman Nasional, Satwa Liar, dan Konservasi Tanaman Thailand menunjukkan bahwa konflik antara manusia dan gajah liar terus meningkat. Sejak 2012, lebih dari 220 orang dilaporkan meninggal dunia akibat serangan gajah di berbagai wilayah Thailand.
Lonjakan populasi gajah liar juga menjadi perhatian serius. Jumlah gajah yang pada 2015 tercatat sekitar 334 ekor, meningkat hampir dua kali lipat menjadi mendekati 800 ekor pada 2025. Kondisi ini mendorong pemerintah menerapkan langkah pengendalian populasi, termasuk pemberian vaksin kontrasepsi kepada gajah betina.
Insiden serupa sebelumnya terjadi pada Januari tahun lalu, ketika seorang wisatawan asal Spanyol tewas saat memandikan gajah di sebuah suaka di Thailand Selatan. Sementara pada Desember 2024, seorang turis juga dilaporkan meninggal dunia akibat serangan gajah di Provinsi Loei, Thailand Utara.




