Era 1.000cc Berakhir! MotoGP 2027 Hadir dengan Mesin 850cc dan Aturan Baru

Era 1.000cc Berakhir! MotoGP 2027 Hadir dengan Mesin 850cc dan Aturan Baru

Pembalap Ducati, Marc Maruqez memacu motornya saat sesi free practice MotoGP Mandalika 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, Jumat (3/10/2025). (AFP/Sonny Tumbaleka)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – MotoGP bersiap memasuki babak baru pada musim 2027. Kelas premier akan meninggalkan mesin 1.000cc dan menggunakan mesin berkapasitas 850cc.

Perubahan tersebut menjadi bagian utama dari regulasi teknis baru MotoGP. Tim dan pembalap harus beradaptasi dengan karakter motor yang berbeda.

MotoGP juga telah mengonfirmasi rangkaian tes pramusim untuk menghadapi musim 2027. Tes ini menjadi momen penting bagi setiap tim untuk menguji motor generasi baru.

Para teknisi akan mengumpulkan data dari lintasan. Mereka kemudian melakukan penyesuaian untuk menemukan performa terbaik sebelum kompetisi resmi bergulir.

Bukan Sekadar Ganti Mesin

Regulasi 2027 tidak hanya mengubah kapasitas mesin. MotoGP juga memperketat aturan aerodinamika motor.

Lebar bagian atas fairing depan akan berkurang 50 milimeter. Posisi hidung fairing juga mundur 50 milimeter.

Aturan tersebut bertujuan mengurangi pengaruh aerodinamika. Pembalap pun diharapkan kembali memiliki kontrol lebih besar terhadap motor.

MotoGP juga melarang penggunaan ride-height devices dan holeshot devices mulai 2027. Perubahan ini akan menghapus sejumlah teknologi yang selama ini membantu performa motor saat start dan akselerasi.

Dengan aturan tersebut, keterampilan pembalap kembali memegang peran penting. Start balapan juga diharapkan menjadi lebih aman.

Bahan Bakar Makin Ramah Lingkungan

MotoGP turut meningkatkan penggunaan bahan bakar berkelanjutan. Mulai 2027, seluruh motor akan menggunakan 100 persen bahan bakar berkelanjutan.

Jumlah tersebut meningkat dari aturan sebelumnya yang menetapkan minimal 40 persen bahan bakar berkelanjutan sejak 2024.

MotoGP juga memangkas kapasitas tangki bahan bakar. Tangki untuk balapan Grand Prix akan menampung maksimal 20 liter.

Sementara itu, balapan Sprint akan menggunakan kapasitas tangki maksimal 11 liter. Perubahan ini membuat efisiensi bahan bakar semakin penting bagi setiap tim.

Pirelli Gantikan Michelin

Perubahan besar lainnya hadir dari sektor ban. Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban tunggal MotoGP.

Pergantian pemasok tersebut membuat seluruh tim harus kembali beradaptasi. Karakter ban akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan performa motor sepanjang musim.

Menariknya, seluruh pabrikan akan memulai era 850cc dengan peringkat konsesi B yang sama.

Kondisi ini memberi tantangan tersendiri bagi Yamaha dan Honda. Kedua pabrikan saat ini berada di peringkat D dalam sistem konsesi.

Mereka juga harus mengunci desain awal mesin 2027. Dengan perubahan regulasi yang begitu besar, hasil tes pramusim akan menjadi petunjuk awal mengenai kekuatan masing-masing tim.

Musim MotoGP 2027 pun berpotensi menghadirkan peta persaingan baru. Pembalap yang paling cepat beradaptasi dengan motor 850cc bisa mendapatkan keuntungan sejak awal musim.

Sumber:Liputan 6

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *