DPR Kembali Gelar Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam acara 13th US-Indonesia Investment Summit di Jakarta, Senin 17 November 2025. (Antara/Ist)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Komisi XI DPR RI kembali melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) pada Senin (26/1/2026). Pada agenda hari ini, dua kandidat dijadwalkan mengikuti tahapan seleksi tersebut.
Calon pertama yang akan menjalani uji kelayakan adalah Asisten Gubernur BI Dicky Kartikoyono pada pukul 14.00 WIB. Selanjutnya, Wakil Menteri Keuangan Thomas AM Djiwandono dijadwalkan mengikuti fit and proper test pada pukul 16.00 WIB.
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menjelaskan, pada agenda sebelumnya yang digelar Jumat (23/1/2026), uji kelayakan hanya diikuti satu calon Deputi Gubernur BI karena keterbatasan waktu. Kandidat tersebut adalah Solikin M Zuhro.
“Untuk hari Jumat, karena waktu yang tersedia relatif singkat, hanya satu kandidat yang mengikuti fit and proper test,” ujar Misbakhun.
Dalam pemaparannya di hadapan anggota Komisi XI DPR, Solikin mengangkat tema besar bertajuk “Memperkuat Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi, Berdaya Tahan, dan Inklusif untuk Indonesia Maju”. Ia menilai tema tersebut relevan dengan arah kebijakan pemerintah serta aspirasi masyarakat dalam mendorong Indonesia keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap.
Solikin menekankan bahwa tantangan utama perekonomian nasional saat ini adalah meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk itu, penguatan stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan menjadi fondasi penting agar proses transformasi ekonomi berjalan sehat dan memberikan manfaat yang merata.
Menurutnya, keberhasilan pertumbuhan ekonomi tidak semata-mata diukur dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari kualitasnya. Penguatan struktur ekonomi nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu menjadi fokus utama dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan moneter ke depan.
Adapun dalam setiap sesi uji kelayakan, para calon Deputi Gubernur BI diberikan waktu sekitar 25 menit untuk memaparkan visi dan misi, dilanjutkan sesi pendalaman dan tanya jawab dengan anggota Komisi XI DPR selama total 35 menit.




