Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan material lumpur dan sampah yang mengendap di kawasan permukiman akibat banjir. Dengan memanfaatkan alat berat berupa excavator, proses pembersihan berlangsung lebih cepat dan efektif, terutama di area yang sulit dijangkau secara manual.
Ketua tim pengabdian, Eko Priyanda, S.Pd., M.T, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
“Sinergi antara dosen dan masyarakat menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan lingkungan. Dengan dukungan alat berat, pekerjaan pembersihan menjadi lebih efisien dan berdampak langsung bagi warga,” ujarnya.
Selain membersihkan lumpur, tim juga melakukan normalisasi saluran lingkungan, pengangkutan sisa material banjir, serta penataan kembali akses jalan warga yang terdampak. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan aktivitas masyarakat dapat segera kembali berjalan normal.
Apresiasi datang dari pihak Kelurahan Cupak Tangah yang menyebut kegiatan ini sangat membantu proses pemulihan. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim dosen yang turun langsung membantu warga. Ini sangat mempercepat pembersihan lingkungan yang sebelumnya sulit dilakukan,” ujar perwakilan kelurahan.
Hal senada juga disampaikan warga setempat. Mereka merasakan langsung manfaat penggunaan alat berat dalam mempercepat pembersihan. “Sebelumnya lumpur di jalan sangat tebal dan sulit dibersihkan. Sekarang kondisinya jauh lebih baik dan akses sudah mulai lancar,” kata salah seorang warga.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Eko Priyanda, S.Pd., M.T; Adriansyah, S.T., M.T; Andriyanto, S.T., M.T; Haris, S.Pd., M.T; Nofriyandi R, S.Pd., M.T; serta Riki Rahman, M.Sc.
Lebih dari sekadar pemulihan fisik, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kehadiran akademisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan solusi konkret sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.
Dengan adanya sinergi ini, kondisi lingkungan di Kelurahan Cupak Tangah diharapkan segera pulih sepenuhnya, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan ketahanan lingkungan ke depan semakin kuat.(*)