Bukan Orang Kaya, Mekanik Bengkel Malah Ditagih Pajak McLaren Rp 137,4 Juta

Bukan Orang Kaya, Mekanik Bengkel Malah Ditagih Pajak McLaren Rp 137,4 Juta

Mobil Sport Rp 4,5 Miliar Misterius! Nama Mekanik Bengkel Tercatat sebagai Pemilik

INDOSBERITA.ID, TANGERANG – Yudariansyah, seorang mekanik bengkel di Kota Tangerang, menghadapi persoalan tak terduga. Namanya tercatat sebagai pemilik mobil sport McLaren 570S AT senilai Rp 4,5 miliar. Padahal, ia mengaku tidak pernah membeli mobil mewah tersebut.

Kini, Samsat Ciledug menggandeng kepolisian untuk mengungkap pemilik asli kendaraan itu. Petugas juga menelusuri dugaan pencatutan identitas yang menyeret nama Yudariansyah.

Mekanik Bengkel Kaget Hadapi Tagihan Pajak

Kasus ini bermula ketika petugas Samsat Ciledug mendatangi Yudariansyah untuk mengklarifikasi kepemilikan McLaren tersebut. Petugas juga meminta penjelasan mengenai tunggakan pajak kendaraan yang mencapai Rp 137,4 juta.

Yudariansyah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah membeli mobil sport itu. Ia juga membantah pernah meminjamkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepada pihak lain untuk keperluan transaksi kendaraan.

Polisi Telusuri Pemilik McLaren Sebenarnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Samsat Ciledug, Idam Kholid, menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

“Kita sudah koordinasi dengan jajaran kepolisian, sudah di atensi oleh Kakorlantas, sedang diselidiki, sebenarnya punya siapa ini kendaraan?” ujar Idam di Kantor Samsat Ciledug, Senin (26/10/2026).

Idam mengungkapkan, hasil pemeriksaan awal melalui Ruang Control (RC) menunjukkan bahwa McLaren tersebut berpindah administrasi dari Bekasi ke Ciledug pada Oktober 2022.

“Setelah di lihat di RC, ternyata kendaraan ini mutasi dari Bekasi ke Ciledug. Masuk di bulan Oktober 2022,” tuturnya.

Samsat Dalami Dugaan Manipulasi Data

Selain menelusuri pemilik asli, Samsat Ciledug mendalami dugaan manipulasi data saat transaksi awal kendaraan. Petugas juga menyoroti kemungkinan keterlibatan oknum perusahaan pembiayaan atau leasing serta showroom.

Samsat Ciledug telah memblokir data perpajakan McLaren tersebut sebagai langkah penanganan. Langkah ini menyusul dugaan pencatutan identitas yang kini menjadi fokus penyelidikan.

Meski demikian, pihak berwenang masih perlu memastikan status administrasi kendaraan serta keabsahan dokumen STNK dan BPKB melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Misteri Identitas Pemilik Mobil Miliaran Rupiah

Kasus ini menyoroti persoalan serius terkait keamanan data pribadi. Seorang mekanik bengkel justru menghadapi tagihan pajak ratusan juta rupiah akibat namanya tercantum dalam administrasi mobil mewah.

Kini, polisi dan Samsat Ciledug menelusuri bagaimana identitas Yudariansyah masuk ke dalam data kepemilikan McLaren 570S AT tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *