BPBD Kerinci Minta Tambahan Alat, Percepat Evakuasi Saat Bencana

Foto Ilustrasi Gemini IA
INDOSBERITA.ID.KERINCI – BPBD Kabupaten Kerinci membutuhkan tambahan peralatan untuk memperkuat respons menghadapi bencana. Mesin penyedot air, perahu karet, hingga kendaraan evakuasi masuk dalam daftar kebutuhan utama.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kerinci, Awang Sujadi, mengatakan petugas membutuhkan dukungan peralatan agar dapat menangani kondisi darurat dengan lebih cepat.
“Peralatan ini sangat kami butuhkan untuk mendukung penanganan bencana di lapangan. Dengan peralatan yang memadai, petugas bisa bergerak lebih cepat saat melakukan evakuasi maupun membantu masyarakat yang terdampak,” ujar Awang.
Menurut Awang, petugas membutuhkan alat yang mampu menunjang berbagai kondisi di lapangan. Mesin penyedot air, misalnya, dapat membantu petugas menangani genangan dan banjir hingga alat pendeteksi banjir dan longsor. Sementara itu, perahu karet dapat mendukung evakuasi warga di kawasan yang terendam.
“Kalau peralatan tersedia dan sesuai kebutuhan, petugas bisa langsung bergerak ketika bencana terjadi. Ini penting, terutama untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses,” katanya.Sabtu 26 September 2026.
Kerinci memiliki sejumlah potensi bencana, terutama banjir dan tanah longsor. Hujan dengan intensitas tinggi juga dapat meningkatkan risiko bencana di sejumlah wilayah.
Karena itu, Awang meminta penguatan sarana penanggulangan bencana terus mendapat perhatian. Menurutnya, kesiapan alat akan mendukung petugas memberikan pertolongan dengan lebih cepat kepada masyarakat.
“Kita berharap dukungan peralatan penanggulangan bencana terus diperkuat. Terutama peralatan yang bisa langsung digunakan saat terjadi banjir maupun kondisi darurat lainnya,” ujarnya.
Awang juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras berlangsung. Ia meminta warga mengikuti arahan petugas jika kondisi darurat terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada. Jika terjadi kondisi darurat, segera ikuti arahan petugas agar proses evakuasi berjalan aman dan lancar,” katanya.



