Arab Saudi Serukan Gencatan Senjata Gaza Menuju Palestina Merdeka

Arsip foto – Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertemu, untuk membahas situasi di Gaza, Selasa (27/8/2024). ANTARA/Anadolu/PY/am.
INDOSBERITA.ID.ISTANBUL – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan Al Saud, menegaskan bahwa gencatan senjata di Jalur Gaza harus menjadi pijakan menuju terwujudnya negara Palestina merdeka melalui solusi dua negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat berbicara dalam forum Munich Security Conference pada Sabtu (14/2). Ia menekankan bahwa Arab Saudi tetap konsisten mendukung berbagai inisiatif internasional yang bertujuan mengakhiri konflik Israel-Palestina secara permanen.
Menurut Farhan, kesepakatan gencatan senjata tidak boleh berhenti pada penghentian pertempuran semata. Ia menyebut, Dewan Perdamaian Gaza yang dirancang pada tahap kedua gencatan senjata perlu memastikan berakhirnya permusuhan sekaligus mendorong realisasi hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri.
“Gencatan senjata harus dimanfaatkan untuk memulihkan stabilitas, membangun kembali wilayah terdampak, dan mengambil langkah nyata menuju pembentukan negara Palestina. Itulah satu-satunya jalan menuju perdamaian regional yang berkelanjutan,” ujarnya.
Selain membahas Gaza, Farhan juga menyinggung situasi di Suriah. Ia mengatakan pemerintah Arab Saudi mengambil pendekatan konstruktif terhadap kelompok minoritas dan etnis di tengah proses transisi yang kompleks setelah bertahun-tahun konflik.
Ia menambahkan bahwa proses rekonstruksi Suriah pada akhirnya akan dipimpin oleh rakyat Suriah sendiri, sementara negara-negara regional dan komunitas internasional berperan sebagai pendukung.
Terkait isu keamanan, Farhan menyebut bahwa pembahasan perjanjian dengan kelompok bersenjata SDF tengah dikembangkan dengan tetap menghormati hak-hak masyarakat Kurdi. Ia menyatakan optimisme bahwa kemajuan yang dicapai pemerintah Suriah secara bertahap akan membawa dampak positif yang lebih luas bagi stabilitas kawasan.




