Sungai Penuh Butuh 5.000 Dosis Vaksin Hewan Tahun 2027

Foto Ilustrasi Vaksin PMK dan Rabies
INDOSBERITA.ID, SUNGAI PENUH – Ancaman penyakit menular pada hewan peliharaan dan ternak mendorong Pemerintah Kota Sungai Penuh meningkatkan kebutuhan vaksin. Tahun mendatang, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan memperkirakan kebutuhan vaksin rabies mencapai 3.000 dosis dan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) sebanyak 2.000 dosis.
Peningkatan kebutuhan tersebut seiring bertambahnya populasi hewan peliharaan dan ternak. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong program vaksinasi untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman penyakit.
Kebutuhan Vaksin Rabies Capai 3.000 Dosis
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Sungai Penuh, Aries Armen, mengatakan kebutuhan vaksin tahun mendatang berpotensi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Aries, pemerintah daerah memperkirakan kebutuhan vaksin anti rabies mencapai 3.000 dosis. Sementara itu, kebutuhan vaksin PMK mencapai 2.000 dosis.
Vaksinasi menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit pada hewan. Selain melindungi ternak, vaksinasi rabies juga membantu mengurangi risiko penularan kepada manusia.
Berharap Pemerintah Pusat Penuhi Kebutuhan Vaksin
Aries berharap pemerintah pusat memberikan dukungan vaksin sesuai kebutuhan Kota Sungai Penuh.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat memenuhi kebutuhan vaksin rabies sebanyak 3.000 dosis dan vaksin PMK sebanyak 2.000 dosis. Dengan dukungan tersebut, kami bisa menjangkau lebih banyak hewan peliharaan maupun ternak melalui program vaksinasi,” ujar Aries.
Selain itu, ketersediaan vaksin yang mencukupi akan membantu petugas memperluas pelayanan kesehatan hewan. Dengan demikian, pemerintah dapat menekan risiko penyebaran rabies dan PMK serta menjaga kesehatan hewan di Kota Sungai Penuh.





