Toyota Corolla Siapkan Revolusi Besar, Generasi Baru Meluncur 2028 dengan 4 Pilihan Mesin

Toyota kembangkan Corolla generasi baru berplatform multi-jalur untuk opsi bensin, hybrid, dan EV, dengan target produksi massal pada tahun 2028. (Electrek/DOK).
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Toyota Corolla bersiap memasuki babak baru setelah hampir enam dekade menemani pengendara di berbagai negara. Mobil legendaris yang mencatat penjualan lebih dari 57 juta unit ini akan menjalani perubahan besar, mulai dari desain hingga pilihan teknologi penggerak.
Toyota tetap mempertahankan filosofi Corolla sebagai mobil untuk semua orang. Namun, pabrikan asal Jepang itu kini ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya terjangkau dan tangguh, tetapi juga tampil lebih modern serta mengikuti perkembangan teknologi otomotif.
Corolla Generasi Baru Tawarkan Empat Pilihan Tenaga
Toyota memperkenalkan konsep Corolla generasi penerus dalam ajang Japan Mobility Show. Konsep tersebut memperlihatkan arah baru pengembangan mobil keluarga andalan Toyota, terutama dalam hal desain dan fleksibilitas sumber tenaga.
CEO Toyota, Koji Sato, menegaskan bahwa perusahaan ingin menghadirkan mobil yang menarik tanpa membatasi pilihan teknologi bagi konsumen.
Toyota menyiapkan empat opsi penggerak, yakni baterai listrik murni atau battery electric vehicle (BEV), plug-in hybrid (PHEV), hybrid (HEV), serta mesin pembakaran internal konvensional.
Strategi ini memberi ruang bagi konsumen untuk memilih kendaraan sesuai kebutuhan, anggaran, dan kondisi infrastruktur di wilayah masing-masing. Pengendara yang mengutamakan kendaraan listrik dapat memilih opsi baterai, sedangkan konsumen yang masih membutuhkan mesin konvensional tetap memiliki alternatif.
Produksi Massal Ditargetkan Mulai 2028
Menurut laporan media bisnis Nikkei, Selasa (20/10/2026), Toyota menargetkan produksi massal Corolla generasi baru pada 2028.
Untuk mendukung proyek tersebut, Toyota menggandeng FAW Group dari Tiongkok melalui perusahaan patungan FAW Toyota Motor. Kerja sama ini bertujuan menekan biaya produksi sekaligus mempercepat pengembangan teknologi kendaraan.
Kolaborasi tersebut juga mencerminkan upaya Toyota menghadapi persaingan industri otomotif yang semakin ketat, terutama dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi dan efisiensi manufaktur.
Meski demikian, Toyota masih perlu membuktikan bagaimana perusahaan akan menerjemahkan konsep Corolla terbaru menjadi model produksi yang memenuhi kebutuhan pasar global.
Pertahankan Identitas, Hadirkan Wajah Baru
Sejak debutnya pada 1966, Corolla telah melewati 12 siklus pergantian generasi dan membangun reputasi sebagai mobil keluarga yang praktis. Harga yang kompetitif, efisiensi penggunaan, serta reputasi ketangguhannya menjadi faktor penting dalam perjalanan panjang model tersebut.
Kini, Toyota menghadapi tantangan untuk mempertahankan karakter itu sekaligus mengikuti perubahan selera konsumen dan perkembangan teknologi.
Jika rencana produksi 2028 berjalan sesuai target, Corolla generasi baru berpotensi menjadi salah satu langkah penting Toyota dalam menggabungkan desain modern, beragam sumber tenaga, dan efisiensi biaya.
Bagi Toyota, masa depan Corolla bukan sekadar tentang mengganti model lama dengan desain baru. Perusahaan juga ingin menjaga agar mobil legendaris ini tetap relevan bagi generasi pengendara berikutnya.




