Cabai Merah di Sungai Penuh Makin Pedas, Harga Naik Jadi Rp68 Ribu per Kg

Harga Cabe Merah Naik
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Harga cabai merah di Pasar Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, terus merangkak naik. Kenaikan harga dari Rp55 ribu menjadi Rp68 ribu per kilogram membuat pedagang harus menyiapkan modal lebih besar, sementara aktivitas jual beli justru mengalami penurunan.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang, terutama karena pasokan cabai merah juga mengalami kendala.
Salah seorang pedagang, Fitri, mengatakan kenaikan harga cabai merah cukup membebani modal usahanya. Ia harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendapatkan stok cabai yang akan dijual kembali.
“Sekarang harga cabai merah sudah Rp68 ribu per kilogram, sebelumnya masih Rp55 ribu. Modal yang harus kami keluarkan tentu lebih besar, sementara pembeli justru semakin sepi,” ujar Fitri.
Pasokan Cabai Ikut Terkendala
Fitri menjelaskan, kenaikan harga tidak hanya berdampak pada modal pedagang, tetapi juga memengaruhi aktivitas perdagangan di pasar.
Di tengah harga yang terus meningkat, pasokan cabai merah juga belum berjalan lancar. Kondisi tersebut membuat pedagang kesulitan menjaga ketersediaan barang sekaligus menghadapi daya beli masyarakat yang menurun.
Menurutnya, pedagang kini harus lebih berhati-hati dalam membeli stok agar tidak mengalami kerugian akibat barang yang tidak habis terjual.
“Kalau harga terus naik, kami juga bingung. Mau membeli stok butuh modal besar, tetapi jual beli sedang menurun. Di tambah lagi pasokan cabai juga terkendala,” katanya.Rabu 30 September 2026
Kenaikan harga cabai merah ini turut menjadi perhatian masyarakat, mengingat komoditas tersebut merupakan salah satu kebutuhan dapur yang banyak di gunakan dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Pedagang berharap pasokan cabai merah kembali lancar sehingga harga dapat lebih terkendali dan aktivitas jual beli di Pasar Tanjung Bajure kembali ramai.



