Sidang tersebut sekaligus membuka rangkaian PBAK IAIN Kerinci yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Agustus 2026. Momentum ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus, budaya akademik dan kehidupan organisasi kemahasiswaan.
686 Mahasiswa Ikuti PBAK
Ketua Pelaksana PBAK IAIN Kerinci 2026, Dr. Rodi Hartono, M.Pd., mengatakan panitia telah menyiapkan seluruh rangkaian kegiatan bersama berbagai unsur terkait.
Ia berharap mahasiswa baru mengikuti setiap agenda dengan tertib, disiplin dan penuh semangat.
“Kami berharap seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti rangkaian PBAK dengan tertib, disiplin dan penuh semangat. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mengenal lingkungan akademik, budaya kampus dan kehidupan kemahasiswaan di IAIN Kerinci,” ujar Rodi Hartono.
Ketua Senat IAIN Kerinci Prof. Dr. KH. Asa’ari, M.Ag. memimpin Sidang Senat Terbuka tersebut. Rektor IAIN Kerinci Prof. Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., para wakil rektor, jajaran dekan, direktur Pascasarjana, Kepala Biro AUAK, dosen, tenaga kependidikan, organisasi kemahasiswaan dan tamu undangan turut hadir.
Prosesi Penyambutan Mahasiswa Baru
Rangkaian sidang diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rahma Latifa dan doa yang dipimpin Ustadz Faisal Idranus, M.Pd.
Selanjutnya, Rodi Hartono menyampaikan laporan pelaksanaan PBAK. Wakil Rektor III, Dr. Halil Khusairi, M.Ag., kemudian membacakan Surat Keputusan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027.
Ketua Senat kemudian menyerahkan mahasiswa baru kepada Rektor IAIN Kerinci. Prosesi berlanjut dengan pemakaian almamater dan penyematan tanda peserta PBAK oleh Prof. Dr. KH. Asa’ari dan Prof. Dr. Jafar Ahmad, bersama para wakil rektor dan dekan.
Prosesi tersebut menandai bergabungnya 686 mahasiswa baru ke dalam keluarga besar IAIN Kerinci.
Rektor Dorong Mahasiswa Bangun Karakter
Rektor IAIN Kerinci Prof. Dr. H. Jafar Ahmad meminta mahasiswa baru menjadikan PBAK sebagai langkah awal untuk membangun karakter, mengenali budaya akademik dan mengembangkan potensi.
Ia juga mendorong mahasiswa memanfaatkan berbagai peluang selama menempuh pendidikan, baik melalui kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.
“PBAK merupakan pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik dan kehidupan kemahasiswaan. Jadikan momentum ini untuk melakukan transformasi diri, mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pesan Rektor.
Melalui PBAK 2026, IAIN Kerinci berharap mahasiswa baru tidak hanya mampu beradaptasi dengan lingkungan kampus, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang kompeten, berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.