BCA Naikkan Limit Transfer myBCA Jadi Rp500 Juta, Ada Fitur Tabungan Emas Rp10 Ribu

BCA Naikkan Limit Transfer myBCA Jadi Rp500 Juta, Ada Fitur Tabungan Emas Rp10 Ribu

Cara transfer BCA ke BRI melalui ATM, Mobile Banking, dan Internet Banking serta rincian biaya adminnya(bca.co.id)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Nasabah BCA kini mendapat ruang transaksi yang lebih besar melalui myBCA. Mulai 12 Agustus 2026, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menaikkan batas maksimum transfer harian menjadi Rp500 juta per BCA ID.

Kebijakan tersebut memberi keleluasaan bagi nasabah dalam mengatur kebutuhan transfer. BCA juga menyesuaikan batas transaksi berdasarkan tujuan rekening.

Transfer ke sesama rekening BCA kini mencapai Rp500 juta per hari, naik dari sebelumnya Rp300 juta. Sementara itu, transfer ke rekening bank lain mencapai Rp300 juta per hari, dari sebelumnya Rp150 juta.

Namun, nasabah tetap mengikuti total batas transfer harian sebesar Rp500 juta untuk seluruh transaksi.

Direktur BCA Santoso mengatakan perubahan limit tersebut mengikuti kebutuhan transaksi nasabah yang terus berkembang.

“Peningkatan limit transfer harian di myBCA kami lakukan sebagai bagian dari upaya menjawab kebutuhan nasabah yang kian dinamis. BCA senantiasa berkomitmen menghadirkan pengalaman perbankan digital yang fleksibel, aman, dan nyaman,” kata Santoso, dikutip Ahad (16/8/2026).

Nasabah Bisa Atur Limit Sendiri

Selain menaikkan batas transaksi, BCA memberi keleluasaan kepada nasabah untuk menyesuaikan limit melalui aplikasi myBCA.

Nasabah cukup membuka menu Pengaturan, kemudian memilih Sumber Dana & Limit. Setelah itu, nasabah dapat mengatur batas transaksi sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, BCA terus memperkaya fitur myBCA sepanjang 2026. Beberapa layanan baru mencakup pembukaan rekening efek dan Rekening Dana Nasabah (RDN) BCA Sekuritas, pengajuan kartu kredit, serta pembelian tiket pesawat dan tiket acara melalui menu Lifestyle.

Selain layanan digital, BCA juga memperluas transaksi valuta asing melalui kantor cabang. Sejak Juli 2026, nasabah dapat melakukan pemindahbukuan dengan sumber dana Poket Valas di seluruh cabang BCA.

Nasabah juga dapat melakukan pembayaran ke luar negeri atau outward remittance menggunakan Poket Valas di seluruh cabang untuk 18 mata uang asing.

Hingga 30 Juni 2026, BCA mencatat 42 juta rekening nasabah. Setiap hari, BCA memproses lebih dari 124 juta transaksi melalui jaringan yang mencakup 1.272 kantor cabang dan 20.374 ATM.

myBCA Kini Jadi Pintu Masuk Tabungan Emas

Tak berhenti pada transaksi perbankan, BCA juga memperluas pilihan investasi melalui myBCA. Kini nasabah dapat membuka Tabungan Emas dan membeli emas mulai dari Rp10 ribu.

Layanan tersebut hadir ketika masyarakat semakin melirik emas sebagai aset simpanan. Dalam pidato kenegaraan pada Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo Subianto menyebut Bank Emas Indonesia yang dijalankan Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar Rp360 triliun.

Prabowo mendorong agar emas tidak hanya menjadi komoditas tambang. Menurutnya, masyarakat dan pelaku usaha perlu menyimpan, memperdagangkan, serta meningkatkan nilai tambah emas di dalam negeri.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BCA menggandeng PT Pegadaian untuk memperluas akses Tabungan Emas melalui kanal digital.

Direktur Teknologi Informasi dan Digital Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, mengatakan BCA dan aplikasi Pegadaian, Tring, tidak saling berebut pengguna. Kedua platform justru saling melengkapi.

“Justru kita membuka akses seluas-luasnya. Supaya generasi muda ini mau lewat myBCA nabung emas, ayo. Mau lewat Tring untuk nabung emas juga, ayo,” ujar Yos, dikutip Sabtu (15/8/2026).

15,8 Juta Pengguna myBCA Jadi Potensi Pasar

Saat ini, jumlah pengguna myBCA mencapai 15,8 juta orang. Pegadaian melihat jumlah tersebut sebagai potensi besar untuk memperluas kepemilikan Tabungan Emas.

Sumber:Republika

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *