Serangan Hama Tikus Makin Meluas, Petani di Sungai Penuh Cemas Hasil Panen Anjlok

Serangan Hama Tikus Makin Meluas, Petani di Sungai Penuh Cemas Hasil Panen Anjlok

Serangan Hama Tikus di Lahan Persawahan Warga Desa Gedang Kota Sungai Penuh

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Petani di kawasan Cangking, Desa Gedang, Kota Sungai Penuh, Jambi, menghadapi ancaman serius menjelang musim panen. Serangan hama tikus yang berlangsung cukup lama kini semakin meluas ke area persawahan warga.

Hama tersebut merusak tanaman padi di sejumlah lahan. Petani pun mulai cemas karena kerusakan tanaman dapat menurunkan hasil produksi.

Jika serangan terus berlangsung, petani khawatir sebagian tanaman tidak mampu bertahan hingga masa panen. Kondisi itu bahkan membuka kemungkinan terjadinya gagal panen.

Serangan Tikus Rusak Tanaman Padi

Petani setempat, Ali Ahmad, mengatakan populasi tikus belakangan semakin sulit dikendalikan.

Menurutnya, persoalan tidak hanya berasal dari serangan hama. Kondisi saluran irigasi di kawasan persawahan juga menjadi perhatian petani.

“Lahan saya ada sekitar setengah hektare. Hampir semua diserang hama tikus. Tanaman padi banyak yang mati setelah batangnya dimakan tikus,” kata Ali Ahmad, Minggu, 9 Agustus 2026.

Sejumlah lahan mengalami genangan akibat sistem pengairan yang tidak berjalan optimal. Air yang bertahan di area persawahan membuat kondisi lahan semakin tidak ideal.

Ali menduga kondisi tersebut ikut memperburuk serangan tikus. Hama lebih mudah menyerang tanaman ketika kondisi persawahan tidak terkelola dengan baik.

Batang Padi Di makan Tikus

Serangan tikus terlihat dari banyaknya tanaman padi yang rusak. Tikus menggigit dan memakan bagian batang hingga tanaman kehilangan kemampuan untuk tumbuh secara normal.

Tanaman yang mengalami kerusakan parah akhirnya layu dan mati. Kerusakan tersebut berdampak pada jumlah gabah yang bisa dipanen petani.

Kondisi itu membuat petani semakin khawatir. Mereka harus menghadapi ancaman penurunan hasil panen di tengah serangan hama yang terus meluas.

Petani Minta Pemerintah Turun Tangan

Petani kini berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret. Mereka meminta pengendalian hama di lakukan bersama-sama agar serangan tikus tidak berpindah dari satu lahan ke lahan lainnya.

Perbaikan saluran irigasi juga menjadi kebutuhan mendesak. Petani berharap pemerintah membenahi sistem pengairan sehingga genangan tidak terus terjadi di kawasan persawahan.

Bagi petani, persoalan ini bukan sekadar kerusakan tanaman. Hasil panen menjadi sumber pendapatan keluarga sehingga penurunan produksi dapat langsung memengaruhi kondisi ekonomi mereka.

Petani berharap penanganan segera di lakukan sebelum kerusakan semakin luas. Mereka tidak ingin musim panen kali ini berubah menjadi kerugian besar bagi warga Cangking.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *