Di Tengah Efisiensi Anggaran, Program 3S Jadi Kebanggaan Kota Sungai Penuh

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Program 3S Jadi Kebanggaan Kota Sungai Penuh

Wali Kota Sungai Penuh Sampaikan Perogram 3S

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Program 3S (Secanting Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah) yang di gagas Pemerintah Kota Sungai Penuh membuktikan hasil nyata dalam mendukung pencegahan stunting. Berkat kolaborasi antara pemerintah, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat, program tersebut berhasil meraih penghargaan dari pemerintah pusat sebagai salah satu inovasi daerah,di tengah efisiensi.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan Program 3S. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari semangat kebersamaan yang terus di jaga oleh masyarakat.

Hal ini di sampaikan,saat menghadiri gebyar kelas ibu hamil pada Minggu 26 Juli 2026.

Program 3S mengajak setiap warga menyisihkan secanting beras, sebutir telur, dan seribu rupiah. Seluruh bantuan kemudian di salurkan kepada keluarga yang membutuhkan guna membantu pemenuhan gizi sekaligus mendukung upaya menurunkan angka stunting.

Sempat Di ragukan, Kini Jadi Kebanggaan

Alfin mengaku Program 3S tidak langsung mendapat dukungan ketika pertama kali di perkenalkan. Sebagian pihak bahkan sempat meragukan efektivitas program tersebut.

Meski begitu, Pemerintah Kota Sungai Penuh tetap menjalankan program secara konsisten. Seiring waktu, masyarakat semakin aktif berpartisipasi dan manfaatnya mulai di rasakan oleh keluarga penerima bantuan.

“Awalnya ada yang meragukan bahkan mengolok-olok program ini. Namun hari ini Program 3S mampu membuktikan manfaatnya dan mendapat pengakuan dari pemerintah pusat,” kata Alfin.

Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Inovasi

Keberhasilan Program 3S mengantarkan Kota Sungai Penuh meraih penghargaan dari pemerintah pusat. Penghargaan tersebut di berikan karena Program 3S di nilai mampu menghadirkan inovasi berbasis gotong royong dalam upaya pencegahan stunting.

Alfin menilai penghargaan itu menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus melahirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak akan tetap menjadi prioritas agar angka stunting terus menurun.

Ajak Masyarakat Pertahankan Semangat Gotong Royong

Alfin mengajak masyarakat terus menjaga budaya saling membantu yang telah menjadi kekuatan Program 3S. Menurutnya, keberhasilan menekan stunting tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.

Ia berharap partisipasi warga terus meningkat sehingga semakin banyak keluarga yang memperoleh manfaat dari program tersebut.

“Pemerintah dan masyarakat harus terus berjalan bersama. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan kesejahteraan warga dan melahirkan generasi yang sehat,” ujarnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis Program 3S akan terus berkembang sebagai gerakan sosial yang mampu memperkuat kepedulian masyarakat sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *