Cetak Tenaga Kerja Andal, Dinas Pendidikan Kerinci Gelar Kursus Komputer hingga Menjahit

Cetak Tenaga Kerja Andal, Dinas Pendidikan Kerinci Gelar Kursus Komputer hingga Menjahit

Dinas Pendidikan Kerinci Ciptakan Peluang Tenaga Kerja,dengan melatih masyarakat yang handal

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan nonformal. Upaya itu diwujudkan dengan menggelar kursus komputer, menjahit, manik-manik, dan tata rias di SPNF-SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Rabu (29/7/2026).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Isra Kamar, S.Pd, membuka langsung kegiatan tersebut. Program ini menjadi bagian dari pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal (PNF). Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan masyarakat sesuai kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha.

Bekali Peserta dengan Keterampilan Praktis

Dalam sambutannya, Isra Kamar menegaskan bahwa pendidikan nonformal berperan penting dalam mencetak masyarakat yang mandiri dan produktif. Menurutnya, masyarakat juga harus mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja.

Ia mengatakan keterampilan praktis menjadi modal penting untuk mencari pekerjaan. Keterampilan tersebut juga dapat membantu masyarakat membangun usaha secara mandiri.

“Kursus ini di harapkan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta, tetapi juga menjadi bekal untuk membuka peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” ujar Isra Kamar.

Materi Pelatihan Sesuai Kebutuhan Pasar

Dinas Pendidikan memilih pelatihan komputer, menjahit, manik-manik, dan tata rias karena memiliki prospek usaha yang menjanjikan. Keempat bidang tersebut juga banyak di butuhkan masyarakat.

Peserta memperoleh kesempatan mengasah kemampuan teknis melalui praktik langsung. Bekal itu di harapkan memudahkan mereka memasuki dunia kerja atau mengembangkan usaha sendiri.

Peserta Di ajak Serius Mengikuti Kursus

Setelah membuka kegiatan, Isra Kamar bersama jajaran meninjau setiap ruang pelatihan. Mereka berdialog dengan para peserta dan melihat proses belajar secara langsung.

Isra Kamar mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan disiplin dan sungguh-sungguh. Ia berharap setiap peserta mampu memanfaatkan ilmu yang di peroleh dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keseriusan selama mengikuti pelatihan akan menentukan kemampuan peserta saat memasuki dunia kerja. Semangat belajar juga dapat mendorong lahirnya pelaku usaha baru.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *