Putus Rantai Penularan TB,Sungai Penuh Akan Bentuk 2 Kampung Percontohan TB

Putus Rantai Penularan TB,Sungai Penuh Akan Bentuk 2 Kampung Percontohan TB

Kampung TB,Foto Gemini IA

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mengintensifkan pemberantasan tuberkulosis (TB). Salah satu langkah yang di siapkan adalah membentuk dua kampung percontohan mulai 2027.

Program tersebut bertujuan mempercepat penemuan kasus. Selain itu, pemerintah ingin menekan penyebaran penyakit menular tersebut.

Program ini di jalankan melalui Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh. Masyarakat akan di libatkan secara aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan TB.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal, mengatakan dua desa yang di pilih berada di Kecamatan Pondok Tinggi dan Kecamatan Tanah Kampung.

Kedua desa tersebut akan menjadi model penanggulangan TB berbasis masyarakat. Program ini di harapkan dapat di terapkan di wilayah lain apabila hasilnya efektif.

Menurut Yefrizal, pengendalian tuberkulosis tidak cukup mengandalkan tenaga kesehatan. Peran aktif masyarakat juga sangat di butuhkan untuk menemukan kasus sejak dini.

Kader Desa Jadi Garda Terdepan

Selain membentuk kampung percontohan, Dinas Kesehatan akan menyiapkan kader kesehatan di tingkat desa. Para kader akan di bekali pengetahuan tentang gejala TB, pencegahan, dan tata cara pelaporan kasus.

“Kader akan membantu menemukan warga yang memiliki gejala tuberkulosis. Mereka juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, kader akan melaporkan kasus kepada petugas kesehatan agar pasien segera diperiksa dan mendapatkan pengobatan, ujar Yefrizal.

Ia menjelaskan keberadaan kader di tengah masyarakat akan mempercepat penemuan kasus aktif. Dengan begitu, pasien bisa segera menjalani pengobatan hingga tuntas.

Langkah tersebut juga di harapkan mampu menekan risiko penularan kepada orang lain.

Target Penemuan Kasus Meningkat

Yefrizal berharap kampung percontohan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kota Sungai Penuh. Ia juga berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya tuberkulosis terus meningkat.

Menurutnya, deteksi dini dan kepatuhan menjalani pengobatan hingga selesai menjadi kunci utama memutus rantai penularan TB.

Dengan terbentuknya dua kampung percontohan pada 2027, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimistis penemuan kasus dapat di lakukan lebih cepat. Angka penularan juga di harapkan terus menurun. Target eliminasi TB pun dapat dicapai secara bertahap.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *