Japan Open 2026 Dimulai, Ubed Wujudkan Target Debut Super 750

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, berlatih menjelang Japan Open 2026 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Senin (13/7/2026).
INDOSBERITA.ID, TOKYO – Tim bulu tangkis Indonesia mematangkan persiapan menjelang bergulirnya BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026. Seluruh pemain menjalani sesi latihan resmi di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Senin, sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen yang berlangsung pada 14–19 Juli 2026 dengan total hadiah 950.000 dolar AS.
Sorotan tertuju kepada Moh Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis tunggal putra yang akrab disapa Ubed itu akan menjalani debutnya di level Super 750 setelah tampil impresif dan meraih gelar Thailand Masters 2026.
Pebulu tangkis berusia 18 tahun itu mengaku antusias bisa tampil di salah satu turnamen bergengsi dalam kalender BWF.
“Alhamdulillah senang bisa tampil di Japan Open. Ini Super 750 pertama saya. Tahun ini memang saya menargetkan bisa bermain di level 750 dan 1000, sehingga saya sangat bersyukur target itu tercapai,” ujar Ubed dalam keterangan resmi PBSI.
Meski begitu, ia menyadari persaingan di level tersebut jauh lebih berat karena harus menghadapi banyak pemain papan atas dunia.
Bagi Ubed, kesiapan mental menjadi faktor terpenting untuk menghadapi tantangan tersebut.
“Saya harus menjaga mental dan semangat agar tetap stabil. Saya juga harus mampu mengontrol diri karena lawan yang dihadapi merupakan pemain-pemain senior. Semoga saya bisa menampilkan permainan terbaik sesuai dengan persiapan yang sudah dilakukan,” katanya.
Selain fokus pada mental, pemain asal Indonesia itu menilai kondisi lapangan pertandingan cukup ideal.
“Tidak ada angin dan laju shuttlecock normal. Saya siap menghadapi pertandingan pertama,” ucapnya.Dikutip dari Bolasport.com
Ganda Campuran Kehilangan Empat Pasangan
Sektor ganda campuran Indonesia tidak tampil dengan kekuatan penuh. Cedera membuat Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tidak bisa mendampingi Jafar Hidayatullah di Japan Open 2026.
Menurut manajer tim Indonesia, Shendy Puspa Irawati, Felisha mengalami cedera pergelangan kaki saat menjalani latihan sehingga belum memungkinkan untuk bertanding.
Hasil evaluasi tim pelatih juga membuat Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil batal mengikuti Japan Open dan China Open 2026.
Sementara itu, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti juga tidak masuk daftar peserta.
Alhasil, Indonesia hanya mengandalkan pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di sektor ganda campuran.



