Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

Posyandu 6 SPM Percontohan Resmi Hadir di Betara

INDOSBERITA.ID.TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Percontohan Cempaka II di Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Senin (6/7/2026). Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., turut mendampingi kegiatan tersebut.

Peluncuran Posyandu 6 SPM menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk memperluas layanan dasar kepada masyarakat. Program ini mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta pelayanan sosial dalam satu tempat.

Kegiatan itu dihadiri Forkopimcam Betara, kepala OPD pengampu enam bidang SPM, Camat Betara, tenaga kesehatan, kader Posyandu, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan warga Desa Pematang Lumut.

Posyandu Jadi Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Dalam sambutannya, Anwar Sadat mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang berhasil menghadirkan Posyandu Cempaka II sebagai Posyandu 6 SPM Percontohan di Kecamatan Betara. Menurutnya, Posyandu menjadi ujung tombak pelayanan pemerintah karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup. Kondisi kesehatan yang baik akan mendukung masyarakat memperoleh pendidikan, bekerja secara produktif, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Posyandu memegang peranan penting dalam memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Kesehatan harus menjadi prioritas karena menjadi modal utama dalam membangun kehidupan yang lebih baik,” ujar Anwar Sadat.

Bupati menjelaskan, Posyandu kini tidak hanya melayani ibu hamil, bayi, dan balita. Posyandu juga memberikan pelayanan kepada remaja, lanjut usia, serta menghadirkan berbagai layanan dasar melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Melalui konsep tersebut, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan, edukasi, pendampingan, hingga berbagai layanan pemerintah secara terpadu dalam satu lokasi.

Dorong Inovasi dan Ketahanan Pangan Keluarga

Anwar Sadat mengajak seluruh organisasi perangkat daerah pengampu enam bidang SPM untuk memperkuat koordinasi. Ia juga meminta para kader Posyandu terus berinovasi, termasuk memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan membudidayakan ikan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, mengatakan transformasi Posyandu mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Aturan tersebut menetapkan Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa yang menjalankan enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Menurutnya, transformasi tersebut memperluas fungsi Posyandu sehingga masyarakat dapat mengakses pelayanan yang lebih lengkap, mudah, dan berkualitas.

Sudah 233 Posyandu Terapkan Konsep 6 SPM

Fadhilah mengungkapkan Kabupaten Tanjung Jabung Barat saat ini memiliki 276 Posyandu. Sebanyak 233 Posyandu telah menerapkan konsep 6 SPM. Pemerintah daerah juga telah menetapkan dua Posyandu sebagai percontohan, yakni di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara.

Ia berharap Posyandu Cempaka II mampu menjadi rujukan bagi Posyandu lainnya, baik dalam pengelolaan administrasi, inovasi pelayanan, maupun peningkatan partisipasi masyarakat.

Usai peluncuran, Bupati bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten menyaksikan pembacaan komitmen bersama untuk mendukung implementasi Posyandu 6 SPM. Keduanya kemudian meninjau seluruh stan pelayanan guna memastikan setiap layanan berjalan optimal.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga menyerahkan bantuan kepada balita stunting dan underweight, ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta lanjut usia sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *