Teror Beruang Kembali Terjadi, Warga Sanggaran Agung Tak Lagi Merasa Aman di Rumah
oleh Asep Sanjaya ·

Sering Rusak Rumah Warga, Teror Beruang di Sanggaran Agung Kerinci Kian Menakutkan-DOK Jambi Ekspres-
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Warga Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, semakin resah setelah seekor beruang berkeliaran hingga memasuki kawasan permukiman. Satwa liar itu tidak lagi hanya muncul di area kebun, tetapi juga mendekati rumah warga dan menyebabkan kerusakan.
Dalam beberapa hari terakhir, warga beberapa kali melihat beruang mencari makanan di sekitar rumah. Hewan tersebut bahkan merusak bagian bangunan sehingga memicu kepanikan, terutama pada malam hari.
Kondisi itu membuat masyarakat mengurangi aktivitas di kebun maupun di sekitar tempat tinggal. Mereka khawatir beruang kembali muncul dan membahayakan keselamatan warga.
“Kami sudah takut. Sekarang beruang bukan hanya di kebun, tetapi sudah masuk ke dekat rumah,” kata Ari salah seorang warga.Dikutip dari Jambiekspress
Selain mengganggu permukiman, beruang juga merusak sejumlah kebun dan tanaman milik warga. Akibatnya, masyarakat harus menanggung kerugian sekaligus menghadapi ancaman keselamatan setiap kali beraktivitas di luar rumah.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi bersama aparat setempat terus berupaya mengatasi kemunculan satwa liar tersebut. Meski demikian, warga masih beberapa kali menjumpai beruang berkeliaran di sekitar permukiman.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Petugas meminta warga menghindari aktivitas sendirian di lokasi rawan dan segera melapor apabila kembali melihat keberadaan beruang.
Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah yang lebih efektif. Mereka menginginkan penanganan yang cepat agar beruang tidak lagi memasuki permukiman dan mengancam keselamatan warga.
Fenomena ini juga mengingatkan pentingnya menjaga habitat satwa liar. Penyusutan kawasan hutan diduga mendorong beruang mencari makanan hingga masuk ke kawasan permukiman warga.



