Heboh Isu Hacker Bank Jambi Ditangkap, Manajemen Mengaku Belum Terima Informasi Resmi

Heboh Isu Hacker Bank Jambi Ditangkap, Manajemen Mengaku Belum Terima Informasi Resmi

Gedung Bank Jambi,Foto Antara

INDOSBERITA.ID.JAMBI – Kabar mengenai penangkapan pelaku peretasan sistem jaringan Bank Jambi yang terjadi pada akhir Februari 2026 lalu kini merebak luas di tengah masyarakat. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku pembobolan tersebut merupakan peretas kelas kakap, termasuk salah satu di antaranya warga negara asing (WNA). Namun demikian, pihak manajemen Bank Jambi mengaku belum mengetahui kepastian rumor tersebut secara resmi.

Humas Bank Jambi, Gaviria, menyatakan bahwa perusahaan belum menerima informasi formal dari pihak berwajib mengenai penangkapan tersebut.

“Iya, ini saya juga mau mengonfirmasi kabar (penangkapan pelaku) itu,” ujar Gaviria pada Rabu (1/7/2026).Dikutip dari Tribunjambi

Bermula dari Unggahan Viral di Media Sosial

Isu penangkapan ini mencuat setelah akun Instagram @infoseputar_jambi86 mengunggah sebuah foto viral. Dalam postingan tersebut, warganet melihat dua orang terduga pelaku mengenakan borgol. Akun tersebut juga menuliskan narasi bahwa petugas telah meringkus hacker kelas kakap yang membobol dana nasabah Bank Jambi. Meskipun begitu, jurnalis masih terus menghubungi pihak terkait guna memastikan kebenaran foto tersebut.

Di sisi lain, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi terus menggenjot proses penyelidikan kasus dugaan peretasan yang menguras saldo nasabah ini. Alhasil, polisi kini mengantongi babak baru setelah Bank Jambi merampungkan audit forensik internal mereka. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi bahkan mengonfirmasi telah menerima dokumen hasil audit tersebut sejak awal Juni 2026.

Polisi Periksa Puluhan Saksi

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, mengungkapkan bahwa tim penyidik sangat terbantu dengan adanya hasil audit forensik tersebut. Oleh karena itu, polisi optimis data forensik ini akan mempercepat pengungkapan dalang di balik layar.

“Hasil audit forensik ini tentunya akan membantu proses penyidikan ke depan. Saat ini, tim penyidik kami masih terus bekerja keras di lapangan,” jelas Erlan.

Sebelum langkah ini, penyidik kepolisian juga telah memanggil dan memeriksa puluhan orang sebagai saksi kunci. Daftar pemeriksaan tersebut mencakup Direktur Bank Jambi, jajaran staf, hingga pihak ketiga yang mengelola sistem teknologi informasi bank plat merah tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *