Arus Massa ke DPR, Tol Dalam Kota Jakarta Sempat Dialihkan

Ilustrasi demo mahasiswa. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Arus lalu lintas di ruas Tol Dalam Kota Jakarta sempat mengalami penyesuaian pada Jumat (19/6/2026) menyusul berlangsungnya aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, akses keluar Tol Slipi menuju DPR/MPR ditutup sementara atas koordinasi antara kepolisian dan pengelola jalan tol.
Penutupan dilakukan setelah meningkatnya pergerakan massa aksi yang memadati sejumlah ruas jalan di sekitar Senayan dan Slipi. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan kendaraan di jalan arteri yang kemudian berdampak pada lalu lintas di ruas Tol Dalam Kota.
PT Jasa Marga bersama PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan pihak kepolisian langsung melakukan langkah antisipasi guna mencegah gangguan lalu lintas yang lebih luas.
Dalam keterangannya, Jasa Marga menyebut akses keluar Tol Slipi atau DPR/MPR di KM 09+650 Ruas Tol Dalam Kota ditutup sementara mulai pukul 15.40 WIB berdasarkan diskresi kepolisian.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Rakhmanto, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai upaya mitigasi agar aktivitas massa tidak meluas hingga ke area jalan tol yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Menurutnya, petugas juga disiagakan di sejumlah titik strategis untuk membantu mengarahkan pengendara menuju gerbang keluar alternatif yang tetap beroperasi normal selama penutupan berlangsung.
“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian dan memantau kondisi lalu lintas di lapangan agar mobilitas pengguna jalan tetap terjaga,” ujarnya.
Setelah situasi di sekitar Gedung DPR/MPR berangsur kondusif dan massa aksi mulai meninggalkan lokasi, akses keluar Tol Slipi kembali dibuka pada pukul 20.18 WIB. Arus lalu lintas pun berangsur normal.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi akibat penutupan sementara tersebut. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memperbarui informasi lalu lintas sebelum melakukan perjalanan.
Pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara langsung melalui aplikasi Travoy maupun menghubungi layanan One Call Center Jasa Marga Group di nomor 133 yang beroperasi selama 24 jam.
Dengan langkah pengamanan tersebut, diharapkan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan strategis ibu kota.



