Pasca Balita Digigit Anjing, Dinas Pertanian Prabumulih Siapkan Vaksinasi Rabies Massal

Pasca Balita Digigit Anjing, Dinas Pertanian Prabumulih Siapkan Vaksinasi Rabies Massal

Ilustrasi – Poto

INDOSBERITA.ID.PRABUMULIH – Dinas Pertanian Kota Prabumulih melalui Bidang Peternakan bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesehatan Hewan (Keswan) tengah mempersiapkan program vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan maupun anjing liar di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur.

Rencana tersebut muncul sebagai langkah pencegahan setelah terjadinya kasus gigitan anjing liar terhadap seorang balita di wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kejadian itu sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat dan mendorong pemerintah untuk mengambil langkah antisipatif.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kota Prabumulih, Dwi Ayu Emma Rosnita SP MSi, mengatakan pihaknya langsung melakukan peninjauan ke lokasi usai menerima laporan mengenai insiden tersebut.

Menurut Ayu, tim peternakan bersama pihak terkait turun ke lapangan pada 31 Mei 2026 guna melakukan pengecekan sekaligus berkoordinasi dengan perangkat RT, kelurahan, dan warga setempat.

“Kami segera melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan masyarakat serta perangkat wilayah untuk mendapatkan informasi yang lengkap terkait kejadian tersebut,” ujar Ayu, Kamis (4/6/2026).

Dari hasil pengecekan, petugas tidak menemukan lagi keberadaan anjing yang diduga menjadi pelaku gigitan. Namun demikian, warga berharap adanya langkah pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat adalah pelaksanaan vaksinasi rabies terhadap hewan-hewan yang berpotensi menjadi penular penyakit tersebut. Usulan itu mendapat respons positif dari Dinas Pertanian.

“Kami menerima masukan dari masyarakat agar dilakukan vaksinasi rabies, baik terhadap hewan peliharaan maupun hewan liar yang ada di lingkungan mereka. Ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan perlindungan masyarakat dari ancaman rabies,” katanya.

Saat ini, Dinas Pertanian telah menjalin koordinasi dengan UPTD Keswan untuk mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi. Meski demikian, jadwal kegiatan masih menunggu usulan resmi dari pihak Kelurahan Sukajadi agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih terarah dan menjangkau sasaran secara maksimal.

Ayu menjelaskan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting dalam pengendalian penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui gigitan maupun cakaran. Karena itu, kesadaran pemilik hewan peliharaan menjadi faktor utama dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.

Ia mengimbau masyarakat yang memelihara anjing, kucing, kera, tupai, maupun mamalia lainnya untuk rutin memeriksakan kesehatan hewan peliharaan mereka serta memastikan vaksinasi dilakukan secara berkala.

“Pencegahan harus menjadi prioritas. Jangan menunggu sampai muncul kasus baru untuk memeriksakan kesehatan hewan peliharaan. Pemeriksaan dan vaksinasi rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai informasi, layanan kesehatan hewan bagi masyarakat Kota Prabumulih dapat diperoleh melalui UPTD Keswan yang berada di Jalan Bawah Tower, Kelurahan Gunung Ibul.

Sumber :Palpos

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *