Kemenkes Temukan Dua Kasus Suspek Hantavirus, Warga Diminta Waspada Tikus Pembawa Virus

Wabah Hantavirus sudah menyebar ke Indonesia.
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan adanya dua tambahan kasus suspek Hantavirus pada pekan ke-16 tahun 2026. Kedua kasus tersebut ditemukan di Jakarta Utara serta Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hingga kini, pemeriksaan laboratorium terhadap sampel pasien masih dilakukan untuk memastikan status infeksi virus tersebut.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, sejak tahun 2024 sampai Mei 2026 terdapat 251 kasus suspek Hantavirus di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 23 kasus telah dipastikan positif dan tersebar di sembilan provinsi di Indonesia.
Beberapa daerah yang tercatat memiliki kasus positif di antaranya DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.dikutip dari PojokBogor
Hantavirus diketahui merupakan penyakit yang berasal dari hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Virus dapat menular melalui kontak dengan kotoran, urin, maupun air liur hewan yang telah terinfeksi.
Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan penularan Hantavirus antarmanusia.
Karena itu, masyarakat diminta lebih fokus melakukan langkah pencegahan dengan menjaga sanitasi lingkungan serta mengurangi risiko kontak dengan hewan pengerat.
Pemerintah juga terus meningkatkan upaya antisipasi melalui pengawasan kesehatan, deteksi dini kasus, dan pengendalian populasi tikus di sejumlah wilayah yang dianggap rawan penyebaran.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk memastikan rumah dan lingkungan tetap bersih, menutup celah masuk tikus, serta menggunakan alat pelindung saat membersihkan area yang berisiko terkontaminasi.




