Kabar Mengejutkan! Megawati Hangestri Tinggalkan Timnas Voli Indonesia

Profil Megawati Hangestri Pertiwi, Atlet Voli Indonesia yang Berhasil Curi Perhatian Rakyat Korea Selatan/Foto: Instagram.com/@megawatihangestrip
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan tidak akan memperkuat tim nasional voli putri Indonesia dalam agenda internasional tahun ini. Atlet andalan di sektor penyerangan tersebut memilih mengundurkan diri dengan alasan utama terkait kondisi kesehatannya.
Sebelumnya, PP PBVSI telah merilis daftar 17 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional sebagai bagian dari persiapan menghadapi sejumlah turnamen penting. Nama Megawati sempat masuk dalam skuad bersama sejumlah pemain lain seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira.
Timnas voli putri Indonesia dijadwalkan tampil dalam beberapa kompetisi, di antaranya AVC Nation’s Cup di Filipina pada Juni 2026, SEA V League yang akan digelar di Vietnam dan Thailand pada akhir Juli hingga awal Agustus, serta AVC Continental Cup di Tianjin pada Agustus mendatang.
Namun, situasi berubah setelah Megawati mengirimkan surat resmi pengunduran diri kepada PP PBVSI pada 27 April 2026. Keputusan tersebut kemudian dikonfirmasi melalui pernyataan yang diunggah di media sosial resmi voli Indonesia.
Dalam penjelasannya, Megawati mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kondisi fisik, kelanjutan karier profesional, hingga rencana pribadinya ke depan.
PP PBVSI menyatakan menghormati langkah yang diambil oleh pemain asal Jawa Timur tersebut. Federasi juga telah menerima pengunduran dirinya dan memastikan dukungan tetap diberikan kepada Megawati, yang selama ini menjadi salah satu pilar penting tim.
Di sisi lain, skuad timnas tetap melanjutkan persiapan. Para pemain dijadwalkan mulai berkumpul paling lambat 4 Mei 2026 di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul.
Dalam daftar pemain kali ini juga terdapat wajah baru, yakni Shindy Sasgia Dwi Yuniar, yang untuk pertama kalinya mendapat kesempatan bergabung dengan tim nasional senior.
Persiapan tim akan dipimpin oleh pelatih kepala Marcos Sugiyama bersama jajaran staf pelatih lainnya untuk menghadapi padatnya kalender kompetisi internasional tahun ini.




