PKK Tanjab Barat Jemput Bola ke Kecamatan, Dorong Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat

PKK Tanjab Barat Jemput Bola ke Kecamatan, Dorong Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat

Ketua Dekranasda Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah

INDOSBERITA.ID.TANJAB BARAT – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus mengintensifkan peran aktifnya di tengah masyarakat dengan menggelar kegiatan silaturahmi langsung di tingkat kecamatan. Kali ini, Kecamatan Tungkal Ilir menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusias.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus TP PKK kabupaten, perwakilan kecamatan, hingga para lurah, kepala desa, serta kader PKK dari tingkat desa dan kelurahan se-Kecamatan Tungkal Ilir.

Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menjelaskan bahwa pola silaturahmi yang dilakukan langsung ke kecamatan merupakan langkah baru untuk meningkatkan keterlibatan kader sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Kami ingin lebih dekat dengan kader dan masyarakat, sekaligus melihat langsung potensi yang dimiliki setiap daerah,” ujarnya.

Menurutnya, setiap kecamatan memiliki peluang besar untuk mengembangkan potensi lokal menjadi produk unggulan yang bernilai ekonomi. Salah satu fokus utama adalah mendorong pelaku UMKM agar naik kelas melalui peningkatan kualitas produk dan kelengkapan legalitas.

PKK juga menekankan pentingnya sertifikasi seperti label halal dan standar kebersihan agar produk mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Tak hanya sektor UMKM, perhatian juga diberikan pada pengembangan kerajinan lokal. Inovasi seperti batik ekotik, perpaduan batik cap dan ecoprint, dinilai memiliki potensi menjadi ciri khas daerah sekaligus meningkatkan daya jual produk.

Dalam perannya sebagai Ketua Dekranasda, Hj. Fadhilah menegaskan pentingnya kolaborasi antara PKK dan Dekranasda. Keduanya dinilai memiliki peran saling melengkapi dalam membina sekaligus mempromosikan produk lokal masyarakat.

Selain fokus pada ekonomi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan melalui program Sahabat Umi (Sehat Anak Bebas Stunting). Program ini mendorong penerapan pola hidup sehat, mulai dari gizi seimbang, konsumsi makanan B2SA, hingga pentingnya ASI eksklusif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *