Produksi Beras Meningkat, Pemkab Batang Hari Perluas Lahan Sawah

Areal persawahan di Punteut Kecamatan Blang Mangat,. Foto: Wahyuni
INDOSBERITA.ID.BATANG HARI – Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui program perluasan tanam padi sawah reguler pada tahun 2026. Target yang ditetapkan mencapai 8.000 hektare, meningkat signifikan dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sekitar 6.000 hektare.
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, lahan produktif ini akan difokuskan di tujuh dari delapan kecamatan, yakni Muara Bulian, Pemayung, Maro Sebo Ilir, Muara Tembesi, Batin XXIV, Mersam, dan Maro Sebo Ulu.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Roma Uliana, menyampaikan optimisme pemerintah daerah terkait target tersebut. “Luas tanam padi sawah tahun 2026 kita targetkan mencapai 8.000 hektare dan akan tersebar di tujuh kecamatan,” kata Roma, Minggu (5/4/2026).Dikutip dari Tribunjambi
Menurut Roma, peningkatan target ini didukung oleh kondisi wilayah yang memungkinkan penerapan pola tanam dua kali setahun. Selain itu, bantuan dari pemerintah pusat, terutama penyediaan benih padi dan program cetak sawah rakyat, menjadi faktor pendukung utama pencapaian target.
“Dengan adanya bantuan benih dari pemerintah pusat serta program cetak sawah rakyat yang sudah berjalan, kami optimistis target ini bisa tercapai,” jelas Roma.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi beras, tetapi juga diharapkan mampu mendorong perekonomian petani lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ketahanan pangan Kabupaten Batang Hari secara menyeluruh.
Upaya ini menunjukkan keseriusan Pemkab Batang Hari dalam memaksimalkan potensi pertanian lokal sebagai tulang punggung ekonomi dan sumber pangan bagi masyarakat.




