Sampah Makanan Diprediksi Naik Saat Lebaran

Sampah Makanan Diprediksi Naik Saat Lebaran

Ilustrasi tumpukan sampah yang siap diolah menjadi energi listrik. Foto: dok Istimewa.

INDOSBERITA.ID BOGOR – Lonjakan sampah makanan atau food waste diperkirakan meningkat saat perayaan Lebaran. Fenomena ini dinilai berkaitan dengan kebiasaan masyarakat yang cenderung menyiapkan hidangan berlimpah untuk menjamu tamu.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB University, Meti Ekayani, mengatakan budaya menyediakan makanan dalam jumlah banyak kerap dianggap sebagai bentuk penghormatan. Namun, kebiasaan tersebut sering berujung pada makanan yang tidak habis dikonsumsi.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan paradoks dalam pola konsumsi masyarakat. Di satu sisi ingin menghargai tamu, tetapi di sisi lain berpotensi menambah timbulan sampah rumah tangga.

Selain faktor budaya, Meti menilai sistem pengelolaan sampah di Indonesia juga masih perlu diperbaiki. Saat ini, pengelolaan sampah masih didominasi sistem kumpul, angkut, dan buang sehingga belum mendorong masyarakat mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

Ia mencontohkan, di sejumlah negara maju, biaya pengelolaan sampah dihitung berdasarkan volume sampah yang dihasilkan rumah tangga. Skema tersebut dinilai dapat memotivasi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola konsumsi dan sampah.

Meti juga menyoroti rendahnya kebiasaan memilah sampah di tingkat rumah tangga. Padahal, jika limbah makanan tercampur dengan sampah lain, material yang seharusnya masih memiliki nilai ekonomi menjadi sulit dimanfaatkan kembali.

Karena itu, ia mendorong masyarakat mulai merencanakan konsumsi makanan dengan lebih baik selama Lebaran. Selain itu, limbah makanan yang tidak terhindarkan dapat diolah menjadi kompos atau dimanfaatkan sebagai pakan melalui budidaya maggot.

Dengan langkah tersebut, menurutnya, timbulan sampah bisa ditekan sekaligus memberikan nilai manfaat dari limbah makanan yang dihasilkan.(zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *